Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim banyak tokoh mulai merapat ke partai tersebut. Klaim ini disampaikan di tengah kepemimpinan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo.

Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, mengatakan bukan hanya politisi yang bersiap bergabung. Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga disebut sudah ancang-ancang.

>>> Rekor Messi Lawan Klub Inggris Bikin Inggris Waspada di Semifinal Piala Dunia 2026

Pernyataan itu disampaikan Bestari seusai menemui Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Ia mencontohkan bergabungnya komedian Narji sebagai sinyal positif.

"Setelah beliau putuskan untuk bergabung PSI kami gembira dan ini kemudian insyaAllah menjadi tambahan energi bagi PSI di Provinsi Banten," kata Bestari.

Bestari mengungkapkan masih banyak nama lain yang ingin merapat. Namun, pengumuman masih menunggu momentum yang tepat.

"Sebetulnya banyak. Cuman tidak semua pada hari ini harus disampaikan.

>>> Gary Neville Remehkan Argentina, Yakin Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Dalam tanda petik kita masih menunggu waktu yang tepat," ujarnya.

Ia mengklaim calon kader baru PSI berasal dari berbagai latar belakang.

"Ada dari politisi aktif, ada bahkan dari para tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat yang menunggu saat yang tepat untuk bergabung bersama PSI," lanjutnya.

>>> Dipecat Roy Suryo, Ahmad Khozinudin Sebut Mantan Kliennya Pengecut

Sebelumnya, Narji resmi meninggalkan PKS dan bergabung dengan PSI. PKS menyatakan menghormati keputusan Narji dan mendoakan kesuksesannya.