Mantan bek Timnas Inggris Gary Neville melontarkan pernyataan berani jelang semifinal Piala Dunia 2026. Ia menilai Argentina yang diperkuat Lionel Messi sudah tidak semenakutkan saat menjuarai edisi sebelumnya.

Neville yakin Inggris memiliki peluang besar menyingkirkan juara bertahan dan lolos ke partai puncak. Menurutnya, performa Argentina saat ini tidak setinggi empat tahun lalu.

>>> Dipecat Roy Suryo, Ahmad Khozinudin Sebut Mantan Kliennya Pengecut

Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan Inggris melawan Argentina di Kansas City, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Ini menjadi pertemuan kompetitif pertama kedua negara sejak Inggris menang 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002.

Meski Argentina datang dengan catatan sempurna sepanjang turnamen, Neville tetap percaya diri. Ia mengakui Messi masih ancaman terbesar, namun secara keseluruhan kualitas tim Albiceleste menurun.

"Ini bukan tim Argentina yang klasik, sama sekali bukan.

Tim ini tidak sebagus Argentina dari empat tahun lalu, meski masih berbahaya karena masih memiliki Messi dan semangat besar," ujar Neville dalam siniar The Overlap.

Legenda Manchester United itu justru lebih khawatir jika Inggris harus menghadapi Prancis atau Spanyol di final. "Seandainya kita menghadapi Prancis atau Spanyol, level permainan akan meningkat drastis.

>>> 10 WAGs Paling Dinantikan di Semifinal Piala Dunia 2026, Termasuk Pacar Lamine Yamal

Saya tidak takut dengan Argentina seperti halnya Prancis atau Spanyol, karena mereka punya banyak kelemahan," katanya.

Neville melihat kelemahan Argentina pada jarak antarlini yang renggang. Kondisi itu bisa dimanfaatkan Inggris melalui serangan balik cepat.

"Saya pikir kita akan mengalahkan Argentina. Cara mereka bermain dan betapa sempitnya antar lini, pemain sayap kita perlu melakukan lebih.

Kita akan mampu memblokir dan melakukan serangan balik," ujarnya.

Inggris datang dengan modal meyakinkan. The Three Lions memenangi lima dari enam pertandingan di Piala Dunia 2026 dengan satu hasil imbang.

Mereka berpeluang mencapai final untuk pertama kalinya sejak juara dunia pada 1966.

>>> India Resmikan Terowongan 8 Jalur di Bawah Hutan Lindung Harimau

Sementara itu, Argentina masih menjaga rekor sempurna sepanjang turnamen. Tim asuhan Lionel Scaloni mengincar final beruntun sekaligus peluang mempertahankan gelar juara dunia.