Menilai karakter seseorang bukanlah hal yang mudah. Dalam hitungan detik, otak manusia bisa membentuk kesan pertama berdasarkan wajah, cara bicara, atau penampilan.

Namun, kesan awal belum tentu mencerminkan kepribadian yang sebenarnya. Lantas, bagaimana cara mengenali karakter seseorang?

>>> Link Live Streaming Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Berikut lima cara yang bisa diperhatikan berdasarkan temuan studi psikologi.

Cara Mengenali Karakter Seseorang

1. Perhatikan cara ia memperlakukan orang lain.

Salah satu petunjuk paling sederhana adalah melihat bagaimana seseorang bersikap kepada orang-orang di sekitarnya, terutama yang tidak bisa memberinya keuntungan.

Studi dari University of California, Berkeley menyebutkan bahwa orang dengan tingkat agreeableness atau sifat hangat dan mudah bekerja sama cenderung menghormati semua orang, termasuk pelayan restoran, petugas kebersihan, hingga sopir.

2. Lihat apakah ucapan dan tindakannya selaras.

Siapa pun bisa mengucapkan janji atau kata-kata manis, tetapi karakter lebih terlihat dari konsistensi antara ucapan dan perbuatan.

Mengutip Psychology Today, penelitian tentang person perception menunjukkan bahwa konsistensi tersebut merupakan indikator penting dalam menilai karakter.

Orang yang dapat dipercaya umumnya menepati janji, bertanggung jawab, dan menunjukkan perilaku konsisten.

3. Amati reaksinya saat menghadapi tekanan.

Karakter seseorang sering lebih mudah terlihat ketika keadaan tidak berjalan sesuai rencana.

>>> Wamenhut: Dua Pemburu Tapir di Mesuji Masih Buron

Situasi penuh tekanan dapat memperlihatkan bagaimana seseorang mengendalikan emosi, menghadapi konflik, dan menyelesaikan masalah. Apakah ia mudah menyalahkan orang lain atau justru tetap tenang dan mengakui kesalahan?

Respons ini memberi gambaran tentang kedewasaan emosional.

4. Perhatikan kebiasaan kecil yang dilakukan berulang.

Kepribadian tidak dibentuk oleh satu tindakan, melainkan pola perilaku yang konsisten.

Studi dalam Journal of Personality and Social Psychology menyebutkan bahwa karakter lebih tercermin dari kebiasaan sehari-hari.

Datang tepat waktu, mendengarkan saat orang lain bicara, mengucapkan terima kasih, atau meminta maaf adalah contoh kebiasaan kecil yang menggambarkan karakter sesungguhnya.

5. Jangan buru-buru percaya kesan pertama.

Kesan pertama memang terbentuk sangat cepat, tetapi belum tentu benar.

Mengutip TIME, otak cenderung membuat penilaian instan berdasarkan penampilan, ekspresi wajah, atau cara bicara yang rentan terhadap bias.

>>> Ibu Tiri Aniaya Anak Perempuan di Bekasi, Dalih Disiplinkan Korban

Sebaiknya beri waktu untuk melihat bagaimana seseorang bersikap dalam berbagai situasi sebelum menyimpulkan karakternya.