"Dan bukti jelas bahwa waktu musim panas permanen dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, mengurangi kecelakaan lalu lintas, menurunkan kejahatan, dan mendorong lebih banyak aktivitas di luar ruangan," kata Perwakilan Vern Buchanan.

>>> Pembuat Teror Bom ke SD di Jaksel Ditetapkan Jadi Tersangka

Namun, RUU tersebut menghadapi tentangan kuat dari beberapa anggota parlemen yang berpendapat bahwa waktu musim panas permanen akan menciptakan kegelapan pagi yang berbahaya selama bulan-bulan musim dingin.

Senator Partai Republik Tom Cotton dari Arkansas berargumen bahwa transisi "akan mendorong matahari terbit musim dingin ke jam yang sangat larut" bagi banyak bagian negara.

Cotton mengingat bahwa eksperimen masa lalu dengan waktu musim panas permanen selama Perang Dunia II dan krisis minyak tahun 1970-an segera dicabut karena reaksi publik.

"Jika waktu musim panas permanen menjadi hukum negara, itu akan kembali membuat musim dingin menjadi waktu yang gelap dan suram bagi jutaan orang Amerika," kata Senator Tom Cotton.

Ia memperingatkan bahwa anak sekolah dan pekerja di negara bagian seperti Arkansas dan wilayah perbatasan utara akan menghadapi matahari terbit yang sangat larut.

"Bagi banyak warga Arkansas, [itu] berarti matahari tidak akan terbit hingga setelah jam 8 pagi atau bahkan 8.30 pagi selama puncak musim dingin.

Tiga bulan dalam setahun, anak-anak … akan memulai sekolah sebelum matahari terbit," kata Senator Tom Cotton.

Di tengah perdebatan tentang waktu musim panas, beberapa advokat dan organisasi medis mendorong solusi alternatif yang akan menetapkan waktu standar permanen.

Jay Pea, pendiri kelompok advokasi Save Standard Time, berargumen bahwa waktu musim panas adalah "jam cepat yang palsu," yang berdampak negatif pada siklus tidur biologis manusia.

Pea, yang tinggal di Arizona di mana waktu musim panas tidak diamati, mengadvokasi waktu standar sebagai pilihan yang lebih sehat dan lebih logis.

"Waktu Standar adalah jam yang jujur dan alami, diatur ke matahari (juga dikenal karena alasan ini sebagai waktu Tuhan), yang menyeimbangkan cahaya pagi dan sore secara adil," kata Jay Pea, Pendiri Save Standard Time.

>>> Heat Dome Meluas ke Timur, Ancaman Suhu Ekstrem di AS

American Medical Association dan American Academy of Sleep Medicine juga telah mendukung waktu standar permanen, sementara jajak pendapat terbaru menunjukkan hanya 12 persen orang Amerika yang mendukung mempertahankan perubahan jam dua kali setahun saat ini.