Kritik terhadap kebijakan Amerika Serikat yang terus memberikan bantuan militer ke Israel semakin menguat.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Greg Casar, secara terbuka menyalahkan pemerintah Israel atas pecahnya konflik dengan Iran.

>>> Trump Ultimatum Pengecer BBM: Turunkan Harga atau Hadapi Konsekuensi

Casar menyatakan siap mendukung penghentian bantuan militer untuk pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pernyataan itu disampaikan menjelang pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat AS terkait usulan amandemen yang akan memangkas bantuan tahunan Washington kepada Israel.

Menurut Casar, pemerintah Israel tidak hanya bertanggung jawab atas pelanggaran selama operasi militer di Gaza, tetapi juga menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik yang lebih luas dengan Iran.

"Pemerintah Israel melakukan kejahatan perang di Gaza dan membantu menyeret Amerika ke dalam perang dengan Iran.

Rakyat Amerika seharusnya tidak membiayai lebih banyak senjata untuk Netanyahu," tulis Casar di media sosial X, dikutip Selasa (30/6).

Amandemen Pemangkasan Bantuan Militer

Amandemen yang didukung Casar diajukan oleh anggota Kongres dari Partai Republik, Thomas Massie.

Usulan tersebut meminta pemerintah AS menghentikan bantuan militer tahunan sebesar US$3,3 miliar kepada Israel.

Selain memangkas bantuan militer, amandemen itu juga mengusulkan pembatalan seluruh alokasi dana bagi Israel dalam rancangan anggaran Kementerian Luar Negeri AS.

>>> Liburan Tak Biasa untuk Gen Alpha, Saatnya Bermain Sambil Belajar di Kampung Main

Jika disetujui, langkah ini akan menjadi salah satu perubahan paling signifikan dalam hubungan pertahanan AS-Israel dalam beberapa dekade.

Usulan tersebut muncul di tengah meningkatnya perdebatan di Washington mengenai besarnya dukungan militer AS kepada Israel, terutama setelah konflik di Gaza meluas dan ketegangan dengan Iran meningkat.