Israel Tegaskan Tak Akan Mundur dari Lebanon Meski Ada Mediasi AS
Pemerintah Israel menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari Lebanon, meskipun telah ada kerangka perjanjian dengan Amerika Serikat dan Beirut.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa pasukannya tidak akan mundur sedikit pun sebelum Hizbullah dilucuti.
>>> Pemenang Logo HUT ke-81 RI Dapat Rp100 Juta, 300 Pemilih Beruntung Juga Diganjar Hadiah
"Kami tidak memiliki ambisi teritorial di Lebanon. Tapi Hizbullah belum dilucuti, jadi kami tidak akan mundur satu milimeter," kata Katz, dikutip Selasa (30/6).
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah implementasi kesepakatan yang baru ditandatangani oleh Israel, Lebanon, dan Amerika Serikat.
Dalam kerangka perjanjian itu, Beirut berkomitmen memulihkan kedaulatan negaranya melalui pelucutan senjata kelompok bersenjata non-negara, termasuk pembongkaran infrastruktur militer mereka.
Israel sebagai imbalan akan melakukan penarikan pasukan secara bertahap setelah proses tersebut diverifikasi.
Namun Katz menilai proses tersebut belum cukup menjamin keamanan Israel.
"Jangan menahan napas menunggu dari mana lagi kami akan mundur di Lebanon. Itu tidak akan terjadi sampai kelompok militan dilucuti," tegasnya.
Katz mengungkapkan bahwa prinsip tersebut telah diterima oleh Amerika Serikat dan telah dimasukkan dalam lampiran militer pada perjanjian yang disepakati kedua negara.
Ia juga menyebut telah mencapai kesepahaman dengan Panglima Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper.
Menurutnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan tetap mempertahankan tiga zona keamanan strategis, yakni di Lebanon, Suriah, dan Jalur Gaza.
>>> Israel Akui Operasi Besar ke Hizbullah Terhambat Tekanan Trump soal Iran
Katz juga mengatakan Israel belum sepenuhnya percaya pada Angkatan Bersenjata Lebanon.
Ia menilai mereka belum mampu mengambil alih tanggung jawab keamanan di wilayah selatan.
Update Terbaru
Ledakan di Monaco Lukai Oligarki Ukraina Vadim Ermolaev
Selasa / 30-06-2026, 06:39 WIB
Kebakaran Hutan di Northwest Territories Paksa Evakuasi Fort Simpson dan Wrigley
Selasa / 30-06-2026, 06:39 WIB
Jaadugar: A Witch in Mongolia Rilis Video Promo Baru, Perkenalkan Lagu Penutup Queen Bee
Selasa / 30-06-2026, 06:36 WIB
Pengadilan Banding Izinkan Elections Alberta Verifikasi Petisi Separatis
Selasa / 30-06-2026, 06:36 WIB
Belanda vs Maroko: Duel Sengit di Babak 32 Besar Piala Dunia
Selasa / 30-06-2026, 06:36 WIB
Hyundai Santa Fe Facelift Terlihat, Siap Bersaing di Pasar SUV
Selasa / 30-06-2026, 06:35 WIB
Mpok Atiek Ungkap Kunci Tetap Bugar dan Bahagia di Usia 70 Tahun
Selasa / 30-06-2026, 06:35 WIB
Cara Mencairkan 3 Jenis Bansos Tambahan di Kantor Pos Mulai Juli 2026
Selasa / 30-06-2026, 06:07 WIB
Gedung Putih Bantah Klaim Trump Dapat Akses Awal Obat Penurun Berat Badan Eksperimental
Selasa / 30-06-2026, 05:56 WIB
Madonna Kecam Keras Penggunaan AI dalam Seni
Selasa / 30-06-2026, 05:56 WIB
Huang Zitao Didenda Polisi Beijing Rp6,5 Juta karena Langgar Lalu Lintas
Selasa / 30-06-2026, 05:56 WIB
Jin Ki Joo Ungkap Alasan Sering Berteriak di Drakor Teach You A Lesson
Selasa / 30-06-2026, 05:56 WIB






