Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa militer Israel telah menghancurkan sebuah terowongan besar milik Hizbullah di Lebanon selatan.

Terowongan tersebut memiliki panjang lebih dari 200 meter dan kedalaman lebih dari 25 meter.

>>> Jokowi Bertemu Adik Kelas UGM di Lampung, Nostalgia Naik Gunung Bareng

Di dalamnya ditemukan ratusan senjata serta beberapa lubang peluncur yang dirancang untuk menyerang Israel dan warga sipilnya.

Netanyahu menyampaikan hal ini dalam pernyataan bersama Menteri Pertahanan Israel Katz, seperti dikutip AFP.

>>> Prediksi Superkomputer Berubah: Prancis Geser Spanyol sebagai Favorit Juara Piala Dunia 2026

Sebelum operasi penghancuran, Israel telah memberitahu Amerika Serikat dan perwakilannya di Lebanon. Warga di kota-kota selatan Tyre dilaporkan meninggalkan rumah mereka setelah mendengar kemungkinan ledakan.

Operasi ini terjadi dua hari setelah Israel dan Lebanon menandatangani perjanjian kerangka kerja yang dimediasi AS.

>>> Said Iqbal Minta Purbaya Hapus Pajak JHT

Perjanjian tersebut bertujuan membuka jalan perdamaian dan mencakup penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon yang diduduki serta pembentukan zona percontohan yang akan diambil alih militer Lebanon.