Kurang dari dua hari setelah Israel, Lebanon, dan Amerika Serikat menandatangani kesepakatan kerangka yang membuka jalan menuju perundingan damai, serangan kembali mengguncang wilayah Lebanon selatan.

Media pemerintah Lebanon melaporkan sebuah serangan udara Israel menghantam area di dekat kota Deir Siryan dan Taybeh pada Minggu (28/6) waktu setempat.

>>> Alasan Scaloni Cadangkan Messi: Bukan Tidak Menghormati Yordania

Informasi tersebut disampaikan oleh Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA).

Kedua kota tersebut berada di dalam zona keamanan Israel di Lebanon selatan.

Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat serangan tersebut. Militer Israel (IDF) juga belum memberikan keterangan resmi terkait laporan serangan itu.

>>> Bupati TTU Buka Suara soal Dokter Icha Bunuh Diri Diduga Diintimidasi Anggota DPRD

Serangan di Tengah Harapan Damai

Serangan terbaru ini terjadi di tengah harapan baru atas meredanya ketegangan antara Israel dan Lebanon.

Sebelumnya, ketiga negara telah menandatangani kesepakatan kerangka yang dirancang sebagai langkah awal menuju perundingan damai.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi dialog lebih lanjut guna mengurangi konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun di kawasan perbatasan.

>>> Netanyahu Sebut Kesepakatan Lebanon Sejarah bagi Israel, Tegaskan Zona Keamanan

Meski demikian, pemerintah Israel telah menegaskan bahwa mereka akan tetap melanjutkan operasi militer terhadap kelompok Hizbullah, yang selama ini dianggap sebagai ancaman utama terhadap keamanan negaranya.