Wasit asal Meksiko, Katia Itzel Garcia, mencatat sejarah pada Kamis, 25 Juni 2026, dengan menjadi wanita Amerika Latin pertama yang bertugas sebagai wasit utama dalam pertandingan Piala Dunia pria.

Ia memimpin laga Grup F antara Tunisia dan Belanda.

>>> Phoenix Suns Resmi Rekrut Mark Williams dengan Kontrak $38 Juta

Garcia, 33 tahun, berasal dari Mexico City dan menjadi wanita kelima dalam sejarah yang memegang tanggung jawab tersebut di turnamen yang sudah berlangsung hampir 100 tahun.

Sebelumnya, tiga wasit wanita telah bertugas di Piala Dunia Qatar 2022, dan wasit Amerika Tori Penso juga debut pada hari yang sama dengan Garcia.

Garcia memulai karier wasit pada 2015 setelah tidak adanya liga wanita profesional menghentikan mimpinya sebagai pemain sepak bola universitas di Universitas Nasional Otonom Meksiko (UNAM).

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memberikan ucapan selamat. "Banyak selamat untuk Katia.

Lihatlah bagaimana semua stigma dan pandangan tentang wanita hancur. Ini berkat usaha Katia.

Ia adalah contoh bagi semua anak perempuan dan laki-laki di Meksiko dan dunia bahwa wanita bisa menjadi apa pun yang kita inginkan," ujar Sheinbaum.

Sebelum mendapatkan lisensi FIFA internasional pada 2019, Garcia pernah memimpin divisi bawah, turnamen remaja, dan Liga MX Femenil domestik.

"Saya menyadari bahwa di sana mimpi baru bisa diciptakan, tujuan bisa dibangun, dan dekat dengan sepak bola.

Wasit memiliki kursi terbaik dalam sepak bola, melihat semua gol itu, merasakan atmosfer stadion dari dalam lapangan," kata Garcia dalam wawancara dengan jurnalis Carmen Aristegui.

Kariernya melesat setelah memimpin tiga pertandingan di Olimpiade Paris 2024.

Ia mendapat Penghargaan Olahraga Nasional Meksiko dari Conade dan dinobatkan sebagai wasit wanita terbaik keenam di dunia oleh IFFHS.