Brunswick County di North Carolina menjadi salah satu dari empat lokasi yang dipertimbangkan untuk pembangunan pabrik pengolahan mineral laut dalam pertama di Amerika Serikat.

Perusahaan mineral dasar laut Amerika, Glomar Minerals, bersama perusahaan Australia Cobalt Blue Holdings Limited, mengumumkan pada 15 Juni bahwa Brunswick County terpilih sebagai kandidat, bersama dua lokasi di wilayah New Orleans dan satu di pesisir Teluk Texas.

>>> 7 Keutamaan Ayat Kursi yang Diakui Makhluk Gaib, Ini Cara Memahaminya

Proyek yang disebut Project Infinity ini akan memproses nodul polimetalik yang diambil dari dasar laut dalam menjadi logam yang digunakan dalam manufaktur, pertahanan, dan teknologi energi.

Nodul polimetalik mengandung mangan, kobalt, nikel, dan tembaga, yang digunakan dalam baterai, elektronik, kedirgantaraan, dan sistem pertahanan.

Fasilitas yang direncanakan akan memproses 200.000 ton nodul per tahun menggunakan sistem pemurnian sirkuit tertutup, yang menurut perusahaan tidak membuang air proses ke perairan sekitarnya.

Glomar memegang izin eksplorasi di Zona Clarion-Clipperton di Samudra Pasifik, yang sebelumnya dipegang sebagian oleh Lockheed Martin.

Perusahaan belum menentukan dari mana nodul akan diperoleh jika fasilitas AS dibangun.

Pengumuman ini sejalan dengan dorongan federal untuk memperluas pengembangan mineral dasar laut domestik.

Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif pada April 2025 yang mengarahkan lembaga federal untuk mempercepat perizinan eksplorasi dan pemrosesan mineral dasar laut, dengan alasan keamanan nasional dan pengurangan ketergantungan pada pasokan mineral asing.

>>> BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Tak Dipakai untuk Pajak, Masyarakat Diminta Tak Perlu Khawatir

Namun, penambangan laut dalam masih kontroversial di kalangan ilmuwan lingkungan, pegiat konservasi, dan beberapa negara, yang berpendapat bahwa hal itu menimbulkan risiko serius dan berpotensi tidak dapat dipulihkan bagi ekosistem laut.