Tom Hanks, pengisi suara Woody dalam franchise Toy Story, mengaku khawatir bahwa suatu hari nanti studio bisa menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menggantikan perannya.

Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly bersama lawan mainnya Tim Allen, Hanks membahas kemungkinan Disney dan Pixar memanfaatkan rekaman suaranya yang sudah ada untuk menciptakan dialog baru menggunakan AI.

>>> Parasit yang Memengaruhi Kognitif Telah Menginfeksi Miliaran Orang

"Waktu tidak terkalahkan. Pertanyaannya adalah apakah kita bisa menyusun versi diriku," ujar Hanks.

"Setiap kata yang pernah kami rekam di Toy Story tersimpan di media digital, jadi mereka bisa merangkai apa pun yang mereka inginkan."

Hanks dan Allen sepakat bahwa gagasan tersebut merupakan "pemikiran yang menakutkan." Ini bukan pertama kalinya Hanks mengkhawatirkan potensi AI.

Sebelumnya, ia mengatakan kepada San Francisco Chronicle bahwa ia khawatir penonton mungkin tidak peduli apakah sebuah film dibuat oleh manusia atau AI.

"Akan ada sesuatu yang jelas-jelas AI, dan penonton tidak akan peduli," katanya.

>>> MSC 2026 Mobile Legends Digelar di Paris, Prancis

Hanks menekankan pentingnya elemen manusia dalam kontrak antara penonton dan pembuat film. "Ada elemen manusia tertentu yang diperlukan dalam kontrak antara penonton dan pembuat film," tambahnya.

Aktor pemenang Oscar ini juga pernah mengalami masalah dengan AI, termasuk penipuan yang menggunakan deepfake tanpa izinnya.

Namun, ia membela penggunaan teknologi de-aging AI dalam film "Here" (2024) garapan Robert Zemeckis.

Mengenai kelanjutan Toy Story, Hanks bersikap ambivalen. "Jika Anda akan membuat Toy Story lagi, sebaiknya itu layak.

>>> AI Ubah Peta Wisata Halal Global, Indonesia Naik ke Peringkat Dua Destinasi Ramah Muslim

Harus bagus, baru, segar. Tidak ada alasan untuk melakukannya jika tidak," tegasnya.