Di sisi lain, Presiden Lebanon Joseph Aoun sebelumnya menyatakan pemerintahannya akan mengerahkan pasukan nasional hingga ke perbatasan dengan Israel.

Hal itu akan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas kendali negara dan menggantikan posisi Hizbullah.

Sementara itu, operasi militer Israel di Lebanon selatan masih terus berlangsung.

Militer Israel mengonfirmasi Angkatan Udara Israel kembali menyerang tiga pusat komando Hizbullah di wilayah Nabatieh dan Mayfadoun sebagai respons atas serangan yang disebut dilakukan kelompok tersebut terhadap pasukan Israel di zona keamanan.

Seorang prajurit Israel dilaporkan mengalami luka serius akibat ledakan saat bertugas di Lebanon selatan.

Pernyataan tegas Israel tersebut menunjukkan bahwa meski jalur diplomasi terus berjalan melalui mediasi Amerika Serikat, Tel Aviv belum melihat adanya kondisi yang memungkinkan penarikan pasukan.

>>> Link Download Logo Resmi HUT Ke-81 RI dan Aturan Penggunaan

Bagi pemerintah Israel, pelucutan total Hizbullah tetap menjadi syarat utama sebelum perubahan posisi militer dilakukan.