Iran Tolak Usulan Prancis Ikut Campur Kelola Selat Hormuz
Iran secara tegas menolak usulan Prancis untuk ikut serta dalam operasi penjinakan ranjau di Selat Hormuz. Teheran memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat memperumit situasi maritim yang sudah sensitif.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menyatakan bahwa berdasarkan nota kesepahaman AS-Iran, operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz sepenuhnya menjadi tanggung jawab Iran.
>>> Beda Skin Tint dan Tinted Moisturizer, Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Keterlibatan pihak asing tidak akan diizinkan.
"Kami sangat menyarankan Prancis untuk tidak memperumit situasi dengan provokasinya," ujar Gharibabadi, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Penolakan ini muncul setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis dan Oman sepakat bekerja sama dalam penjinakan ranjau di Selat Hormuz.
Macron menyebut langkah itu untuk mengamankan jalur maritim yang bebas dan tanpa syarat.
Pernyataan Macron disampaikan setelah ia melakukan pembicaraan dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq dalam kunjungan resmi pertama sang sultan ke Prancis.
>>> Daftar Tanggal Merah Juli 2026: Tidak Ada Libur Nasional, Hanya Akhir Pekan
Iran menegaskan bahwa pengelolaan navigasi dan operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz diatur oleh Pasal 5 MoU AS-Iran.
Semua kegiatan tersebut tetap berada di bawah koordinasi Iran sebagai negara pantai.
Sebelumnya, pada Senin (29/6), Iran dan Oman mengadakan pembicaraan pertama sejak kesepakatan AS-Iran ditandatangani pada 18 Juni.
Gharibabadi mengungkapkan bahwa pertemuan pertama Komite Hormuz Bersama telah digelar di Muscat.
>>> Pemerintah Belum Mau Hapus Pajak JHT, Menkeu Khawatir yang Diuntungkan Justru Peserta Bergaji Besar
Iran memperingatkan bahwa setiap upaya kapal untuk menghindari rute yang telah ditetapkan di Selat Hormuz dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Update Terbaru
Putin Akui Rusia Hadapi Krisis BBM Akibat Serangan Ukraina
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Jerman Tersingkir, Rekor Adu Penalti di Piala Dunia Berakhir
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Partai Buruh di Indonesia Minim Kesadaran Kelas, Dikooptasi Oligarki
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
John Cena Botak Lagi demi Transplantasi Rambut Tahap Kedua
Selasa / 30-06-2026, 08:59 WIB
Pemerintah Jerman Berupaya Cegah Volkswagen Tutup 4 Pabrik
Selasa / 30-06-2026, 08:59 WIB
Pesan Kiper Orlando Gill usai Jadi Pahlawan Paraguay Singkirkan Jerman
Selasa / 30-06-2026, 08:59 WIB
Anggota DPR AS Wesley Hunt Hindari Jawab Klaim Trump soal Jumlah Pengunjung Pameran
Selasa / 30-06-2026, 08:57 WIB
Video Interogasi Taylor Parker: 'Saya Orang Baik'
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
Ancelotti Puji Kesabaran Pemain Brasil Atasi 'Keras Kepalanya' Jepang
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
China Produksi Massal Dua Jet Tempur Siluman Generasi Kelima
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
Bolehkah Parfum Disemprot ke Leher? Dokter Beri Penjelasan
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
Komdigi Ungkap Modus Baru Promosi Judol: Banjiri Kolom Komentar Medsos
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
IASC: Penipuan Belanja Online Jadi Modus Scam Terbanyak di Indonesia
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
Chelsea Bongkar Tabiat Buruk Enzo Maresca yang Khianati Klub Demi Man City
Selasa / 30-06-2026, 08:54 WIB






