Dunia makeup memiliki banyak produk dengan fungsi yang sekilas mirip, sehingga sering membuat pemula bingung saat memilih.

Salah satu yang paling sering disamakan adalah skin tint dan tinted moisturizer.

>>> Daftar Tanggal Merah Juli 2026: Tidak Ada Libur Nasional, Hanya Akhir Pekan

Meski tampak serupa, keduanya dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. Perbedaan terlihat dari tingkat coverage, kandungan formula, hingga fungsi utama yang ditawarkan.

Memahami perbedaan ini penting agar kamu tidak salah memilih produk untuk rutinitas makeup sehari-hari.

Dengan produk yang sesuai jenis kulit dan kebutuhan, hasil riasan akan lebih menyatu, nyaman, dan tahan lama.

Apa Itu Tinted Moisturizer?

Tinted moisturizer adalah pelembap yang mengandung pigmen warna, sehingga dapat melembapkan kulit sekaligus memberikan sedikit coverage. Produk ini cocok untuk meratakan warna kulit tanpa efek tebal seperti foundation.

"Produk ini memberikan cakupan tipis hingga sedang, meratakan warna kulit sekaligus menghidrasi dan melembapkan kulit," kata Jason Hoffman, Vice President of Artistry and Education di perusahaan bioteknologi Amyris.

>>> Pemerintah Belum Mau Hapus Pajak JHT, Menkeu Khawatir yang Diuntungkan Justru Peserta Bergaji Besar

Menurut Hoffman, agar suatu produk dapat disebut tinted moisturizer, formulanya harus benar-benar memiliki fungsi melembapkan sesuai pedoman internasional.

Produk ini tersedia dalam berbagai varian sesuai jenis kulit.

Untuk kulit berminyak, disarankan memilih tinted moisturizer bebas minyak. Untuk kulit berjerawat, pilih yang non-komedogenik.

Sedangkan untuk kulit kering, carilah yang mengandung hyaluronic acid, ceramide, atau squalane.

>>> Jokowi Keliling untuk PSI, AHY: Demokrat Pilih Urus Ekonomi dan Lapangan Kerja

Apa Itu Skin Tint?

Skin tint adalah produk complexion dengan tekstur lebih ringan dibandingkan tinted moisturizer. Formulasinya biasanya menyerupai serum, sehingga memberikan coverage sangat tipis dan tampilan makeup yang lebih natural.