Kaki yang terasa sesak, jari mudah lecet, atau telapak cepat pegal saat berjalan sering kali disebabkan oleh ukuran sepatu yang kurang sesuai.

Masalah ini cukup umum dialami pemilik kaki lebar.

>>> Bukan Cuma Wangi! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian biar Karaktermu Makin Memikat

Memilih sepatu jalan untuk kaki lebar tidak cukup hanya melihat nomor ukuran. Bentuk sepatu, lebar toe box, hingga material bagian atas juga perlu diperhatikan.

Menurut Healthline, sepatu yang terlalu sempit dapat memberikan tekanan berlebih pada kaki dan meningkatkan risiko kapalan, bunion, hingga perubahan bentuk jari kaki.

Oleh karena itu, pemilihan sepatu yang sesuai bentuk kaki penting untuk kenyamanan dan kesehatan.

7 Hal Penting dalam Memilih Sepatu Jalan untuk Kaki Lebar

1. Ukur panjang dan lebar kaki terlebih dahulu.

Jangan hanya mengandalkan ukuran sepatu biasa karena bentuk kaki bisa berubah seiring usia, berat badan, atau kondisi kesehatan.

Jika mengukur sendiri di rumah, ukur kedua kaki karena salah satunya bisa memiliki ukuran yang sedikit berbeda.

2. Pilih sepatu dengan opsi ukuran wide.

Banyak merek menyediakan pilihan Wide (W) atau Extra Wide (2E/4E) yang memberikan ruang lebih lega di bagian depan.

>>> Polisi Ungkap Pengakuan Pelaku Ancaman Bom SDN Srengseng Sawah: Sempat Terlilit Pinjol

Setiap merek memiliki bentuk sepatu berbeda, jadi ukuran wide pada satu merek belum tentu sama dengan merek lainnya.

Selalu coba terlebih dahulu bila memungkinkan.

3. Pastikan toe box cukup luas.

Toe box adalah bagian depan sepatu tempat jari-jari kaki berada. Pilih toe box yang membulat atau kotak agar jari bisa bergerak bebas.

Disarankan ada ruang sekitar 1–1,5 cm antara jari kaki terpanjang dengan ujung sepatu untuk mengurangi tekanan saat berjalan.

4. Jangan memaksakan sepatu yang terasa sempit.

Banyak orang berharap sepatu akan melar setelah dipakai, tetapi jika sejak awal terasa sempit, kemungkinan besar sepatu tersebut tidak cocok.

>>> Trump Klaim AS Akan Jadi Penjaga Selat Hormuz, Usul Tarif 20 Persen

Sepatu yang terlalu sempit dapat meningkatkan risiko lecet, kapalan, bunion, hingga hammer toe jika digunakan terus-menerus.