Banyak orang pernah membeli sepatu jalan yang ternyata terlalu sempit atau kebesaran saat dipakai berjalan lama. Akibatnya, kaki pegal, lecet, dan tidak nyaman meski modelnya sudah sesuai.

Menurut New Balance, memilih ukuran sepatu yang pas tidak cukup hanya berpatokan pada nomor biasa. Panjang kaki, lebar kaki, dan ruang untuk jari juga perlu diperhatikan.

>>> Royce Keys Targetkan Gelar Perdana WWE Sebelum Akhir Tahun

Setiap merek memiliki standar ukuran yang bisa berbeda. Mengukur kaki dan mencocokkan dengan size chart sebelum membeli dapat mengurangi risiko salah ukuran.

7 Cara Memilih Ukuran Sepatu Jalan

1. Ukur panjang kaki dari tumit hingga ujung jari terpanjang.

Pengukuran paling akurat dilakukan saat berdiri karena berat badan membuat telapak kaki sedikit melebar.

Caranya, berdiri di atas kertas, tandai tumit dan ujung jari, lalu ukur jaraknya dengan penggaris. Cocokkan hasilnya dengan tabel ukuran merek sepatu yang dipilih.

2. Perhatikan lebar kaki.

>>> Cuaca Lynchburg: Akhir Pekan Hujan, Pekan Depan Cerah

Sepatu terlalu sempit menekan sisi kaki, terlalu lebar membuat kaki mudah bergeser. Beberapa merek menyediakan pilihan lebar standar dan wide.

3. Pastikan ada ruang untuk jari kaki.

Toe box tidak boleh terlalu sempit. Idealnya ada jarak setengah hingga satu sentimeter antara ujung jari terpanjang dengan depan sepatu.

4. Cek apakah tumit terasa pas.

Sepatu yang baik menahan tumit tanpa membuatnya mudah bergeser. Saat mencoba, berjalanlah beberapa langkah untuk memastikan tumit tidak naik turun.

>>> Joe Rogan Kecam Trump soal Kampanye Militer di Iran

Jika tumit terlalu longgar, gesekan bisa memicu lecet. Sebaliknya, tumit terlalu terjepit juga tidak nyaman.