5 Alasan Mengapa Sepatu Jalan Kaki Tidak Cocok Dipakai Lari, Dampaknya Bisa Fatal
Banyak orang menganggap semua sepatu olahraga sama. Selama nyaman dipakai bergerak, maka bisa digunakan untuk apa saja, termasuk lari.
Namun, secara teknis, menggunakan sepatu jalan kaki (walking shoes) untuk lari adalah kesalahan besar. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan kaki Anda.
>>> OJK Minta TAFS Evaluasi Tata Kelola Penagihan Agunan
Meskipun terlihat serupa, sepatu jalan dan sepatu lari dirancang dengan teknologi yang sangat berbeda. Keduanya mendukung jenis gerakan yang berbeda pula.
Perbedaan Kemampuan Merendam Benturan
Saat berjalan, tekanan yang diterima kaki hanya sekitar 1,5 kali berat badan. Namun saat berlari, tekanannya melonjak hingga 3 kali lipat berat badan.
Sepatu lari dirancang dengan bantalan (cushioning) yang jauh lebih tebal dan empuk, terutama di tumit dan depan kaki, untuk menyerap guncangan besar.
Sepatu jalan kaki tidak memiliki perlindungan sehebat itu.
Memakai sepatu jalan untuk lari akan membuat sendi dan lutut menerima beban terlalu berat. Risiko cedera tulang kering (shin splints) atau nyeri lutut pun meningkat.
Titik Kelenturan yang Berbeda
Gerakan kaki saat berjalan dan lari berbeda. Orang berjalan cenderung mendarat dengan tumit lalu menggulung kaki ke depan hingga jempol (heel-to-toe strike).
Sepatu jalan biasanya sangat lentur di bagian tengah atau lengkungan kaki (arch). Sebaliknya, pelari cenderung mendarat di bagian tengah atau depan kaki.
>>> Pelapor Roy Suryo Ditolak Jadi Pihak dalam Sidang Praperadilan
Sepatu lari dirancang lentur di bagian depan (bola kaki) agar pelari bisa melakukan tolakan (toe-off) dengan kuat.
Jika memakai sepatu jalan, kaki tidak mendapat dukungan fleksibilitas yang tepat saat gerakan eksplosif.
Berat Sepatu yang Jauh Berbeda
Sepatu jalan kaki sering dibuat dengan material yang lebih berat dan kaku demi memberikan stabilitas saat melangkah santai.
Sementara sepatu lari mengutamakan material ringan untuk efisiensi gerak.
Perbedaan berat dan fleksibilitas ini menghambat efisiensi gerak saat berlari. Desain tumit yang tidak sesuai juga dapat mengganggu pola lari alami.
Selain itu, sepatu lari memiliki fitur sirkulasi udara yang lebih baik untuk mencegah panas berlebih, lecet, dan infeksi pada kaki.
>>> OJK Luluskan Dua Model Bisnis Baru di Sandbox ITSK, Termasuk Stablecoin Rupiah
Sepatu jalan tidak dirancang untuk aktivitas seintens lari.
Update Terbaru
Ronaldo Akui Wajar Menangis usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 19:57 WIB
PDIP dan PKS Soroti Rp67 Triliun Anggaran Pendidikan 2025 Tak Terserap
Selasa / 07-07-2026, 19:57 WIB
Argentina Sempurna di Piala Dunia 2026, Scaloni Minta Publik Tak Terlalu Berekspektasi
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Gaya Simpel Irish Bella di Pernikahan Adik, Bergaun Marun
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Khiban, Tabrak Warna hingga Cupro: Tren Abaya di Tahun 2026
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Spanyol Gelar Modernisasi Angkatan Laut Terbesar dalam Dekade, 37 Kapal Perang dan 4 Kapal Selam S-80
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Mau Internet 100 Mbps? Sabar, Komdigi Masih Kejar Blank Spot Dulu
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Mantan Pejabat Nanjing Divonis Mati karena Terima Suap Rp5 Triliun
Selasa / 07-07-2026, 19:53 WIB
Home Credit Indonesia Garap Pengunjung di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Selasa / 07-07-2026, 19:53 WIB
Telkom Perkuat Ekosistem Talenta Digital Lewat Kolaborasi Telkom University-NUS
Selasa / 07-07-2026, 19:53 WIB
Aplikasi Android Bantu Saya Merapikan Garasi dan Menemukan Barang yang Terlupakan
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB
4 Tugas yang Tidak Lagi Saya Gunakan Google Search Setelah Gemini Lebih Baik
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB
PM Modi Terima Penghargaan Sipil Tertinggi Indonesia, Bintang Adipurna
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB
Suami Penari Taylor Swift Bela Istrinya yang Dikritik soal Gaun di Pernikahan
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB







