Garasi yang berantakan sering menjadi tempat pembuangan barang-barang yang tidak terpakai.

Namun, dengan bantuan aplikasi Android, seorang pengguna berhasil merapikan garasinya dan bahkan menemukan kembali barang-barang yang sudah lama terlupakan.

>>> 4 Tugas yang Tidak Lagi Saya Gunakan Google Search Setelah Gemini Lebih Baik

Rahul Naskar, seorang penulis teknologi, menggunakan aplikasi Find my stuff: Home inventory untuk mengorganisir garasi miliknya. Aplikasi ini membantunya mendata setiap barang dan menempatkannya dalam wadah virtual.

Cara Menggunakan Find my Stuff

Setelah menginstal aplikasi, langkah pertama adalah membuat wadah (container) untuk setiap rak di garasi. Naskar membuat 20 wadah untuk garasi ukuran sedang.

Kemudian, ia menambahkan barang-barang ke dalam wadah tersebut dengan mengelompokkan item serupa.

Aplikasi ini juga memungkinkan pembuatan wadah di dalam wadah (nested container) dan menambahkan foto untuk memudahkan pencarian.

Setiap item dapat dilengkapi dengan deskripsi, jumlah, harga, tag, tanggal pembelian, masa garansi, foto resi, dan bahkan barcode.

Fitur ekspor juga tersedia untuk mencetak daftar barang.

>>> PM Modi Terima Penghargaan Sipil Tertinggi Indonesia, Bintang Adipurna

Manfaat Lebih dari Sekadar Kerapian

Selain membuat garasi lebih rapi, aplikasi ini membantu Naskar menemukan kembali alat-alat yang sudah lama tidak digunakan. Hal ini mencegahnya membeli barang duplikat.

Ia menemukan tiga barang duplikat saat mendata garasi. Dengan aplikasi ini, ia yakin tidak akan melakukan pembelian ganda di masa depan.

Find my stuff menawarkan fitur gratis yang sudah cukup memadai.

Untuk fitur lanjutan, pengguna dapat membayar biaya satu kali sebesar $14,99 atau membeli fitur individual seharga $3,99 masing-masing.

Naskar mengaku tidak akan kembali mengorganisir garasi tanpa bantuan aplikasi inventaris.

>>> Suami Penari Taylor Swift Bela Istrinya yang Dikritik soal Gaun di Pernikahan

Meskipun saat ini ia setia pada Find my stuff, ia tertarik mencoba alternatif open source yang bisa di-host sendiri.