Spanyol tengah menjalankan salah satu program modernisasi angkatan laut terbesar dalam beberapa dekade.

Rencana ini mencakup pembangunan kapal selam baru, fregat canggih, kapal dukungan, kapal patroli, serta peningkatan kapal yang sudah beroperasi.

>>> Mau Internet 100 Mbps? Sabar, Komdigi Masih Kejar Blank Spot Dulu

Program ini tidak hanya menambah jumlah armada, tetapi juga mempertimbangkan aspek pertahanan, teknologi, penggunaan energi, dan tekanan lingkungan.

Sinyal paling jelas datang dari kapal dukungan tempur baru yang dikenal sebagai BAC II.

Kementerian Pertahanan Spanyol menyatakan BAC II akan menggantikan kapal A-14 Patiño yang sudah tua.

Kapal ini dilengkapi dengan "propulsi ramah lingkungan" yang menunjukkan bagaimana angkatan laut modern dinilai tidak hanya dari persenjataan, tetapi juga dari bahan bakar, logistik, dan jejak lingkungan.

Peta Jalan Modernisasi Angkatan Laut Spanyol

Peta jalan modernisasi ini menargetkan 37 kapal hingga tahun 2035. Jumlah tersebut terdiri dari 23 kapal baru dan peningkatan pada 14 kapal yang sudah ada.

Program ini merupakan bagian dari Rencana Industri dan Teknologi untuk Keamanan dan Pertahanan Spanyol yang lebih luas.

Pemerintah menyatakan akan menambah sekitar $11,93 miliar pada tahun 2025 untuk mencapai target belanja pertahanan 2% dari PDB.

Navantia menjadi galangan kapal utama yang membangun kapal selam S-80 di Cartagena dan fregat F-110 di Ferrol, serta kapal dukungan baru.

Bagi pekerja dan pemasok, ini berarti pesanan selama bertahun-tahun.

Kapal Selam S-80: Andalan Baru Bawah Air

Bagian paling penting dari rencana ini adalah kapal selam.

Navantia menyerahkan S-81 Isaac Peral kepada Angkatan Laut Spanyol pada 30 November 2023, sebagai kapal selam pertama dari kelas S-80.