Terkait ancaman bom, polisi telah menangkap pria berinisial MY (34). Selain ke sekolah, pelaku juga mengirim pesan ancaman serupa ke ketua RT tempat tinggalnya.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan ketua RT langsung mengajak pelaku berkomunikasi setelah mendapat pesan tersebut.

Motif pelaku sementara hanya iseng, namun ia juga mengaku ada unsur kekecewaan pribadi, bukan terhadap sekolah.

Sebelumnya, teror bom terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 pada Senin (13/7), hari pertama MPLS. Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menyatakan kegiatan MPLS dibubarkan setelah teror.

>>> Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia

Setelah penyisiran oleh Gegana, Densus 88, BNPT, dan anjing pelacak selama empat jam, situasi dinyatakan aman.