Merek global tengah merombak strategi pemasaran kreator mereka dengan meninggalkan metrik permukaan seperti jumlah pengikut dan tingkat keterlibatan.

Laporan industri Juli 2026 menunjukkan perusahaan kini mengutamakan konten yang berfokus pada pelanggan dan keselarasan audiens yang lebih dalam.

>>> AS Kembali Serang Iran dan Terapkan Blokade Selat Hormuz

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi biaya pemasaran yang meningkat dan beradaptasi dengan penemuan konsumen yang didorong kecerdasan buatan.

Evaluasi Berlapis Gantikan Metrik Tunggal

Metrik standar seperti jumlah tayangan dan tingkat keterlibatan dinilai gagal mencerminkan kinerja kampanye secara seragam.

Agensi kini memperkenalkan strategi penilaian berlapis yang memisahkan metrik distribusi, sinyal niat audiens seperti simpan dan bagikan, serta pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Keith Bendes, kepala strategi di agensi pemasaran kreator Linqia, mengatakan perusahaan beralih ke kreator yang relevan seiring perubahan preferensi konsumen.

Ia mencatat bahwa merek menyadari konten 'orang biasa' mengungguli kampanye yang dipoles, sehingga perusahaan menciptakan komunitas autentik internal yang mirip dengan halaman penggemar.

Bendes menekankan bahwa halaman yang didukung perusahaan harus mempertahankan keterlibatan asli agar berhasil.

Pendekatan Organik ResMed dan e.l.f. Cosmetics

Produsen alat medis ResMed mengadopsi pendekatan organik untuk memasarkan alat terapi apnea tidurnya.

Strategi ini menghasilkan 4,2 juta tayangan media sosial dalam periode 30 hari melalui acara luring dan video buatan karyawan, bukan dukungan selebritas tradisional.

Katrin Pucknat, Chief Marketing Officer ResMed, menjelaskan bahwa strategi mereka sangat bergantung pada eksperimen, bukan format iklan tradisional.

Ia mengatakan tujuannya adalah membangun inisiatif berbasis komunitas dengan pengguna nyata untuk menghilangkan stigma seputar perawatan apnea tidur.

Sementara itu, e. l.