Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengunjungi SD Srengseng Sawah 15 di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7).

Kunjungan ini dilakukan setelah sekolah tersebut mendapat ancaman teror bom pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), awal pekan ini.

>>> JPO Tendean Dibongkar, Lalin Arah Blok M Dialihkan

Saat itu, guru dan murid dievakuasi, dan lokasi disisir oleh tim gegana. Hasilnya nihil, dan pelaku ancaman palsu telah diamankan polisi.

Dalam kunjungannya, Abdul Mu'ti memantau sekaligus bergabung dalam kegiatan MPLS. Ia ikut senam bersama guru dan siswa.

Mu'ti memberikan tiga pesan kepada para siswa. Pertama, ia meminta anak-anak masuk sekolah dengan semangat baru dan antusiasme bertemu teman baru.

"Nilai rapotnya apa saja tidak terlalu penting. Yang penting kalian semuanya semangat untuk belajar," ujarnya.

Kedua, anak-anak perlu memiliki cita-cita karena mereka adalah harapan bangsa. Mu'ti memanggil beberapa siswa dan menanyakan cita-cita mereka.

Seorang siswa bernama Olivia bercita-cita menjadi dokter, Ray ingin menjadi astronot, dan Yusuf bercita-cita menjadi polisi.

Ketiga, Mu'ti mengajak siswa membiasakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Seorang siswa bernama Arka maju dan menyebutkan kebiasaan tersebut dengan benar.

>>> Trump Desak Negara Teluk Bayar Biaya Keamanan Selat Hormuz

Arka mendapat hadiah sebuah tas dari Mu'ti. Setelah itu, Mu'ti berinteraksi dengan siswa, menanyakan makanan favorit dan olahraga yang disukai.

Ia juga menyempatkan diri makan bersama anak-anak. "Alhamdulillah semuanya suasana ceria dan mereka juga semangat untuk kembali belajar," katanya.

Mu'ti mengapresiasi dukungan dari Polri, dinas pendidikan, guru, dan orang tua murid. Dalam MPLS itu, Polri juga memberikan edukasi tentang sekolah yang aman.