Aktor Matt Damon mengatur ulang jadwal syutingnya di Eropa dengan bantuan produser George Clooney agar bisa terbang kembali ke New York dan menonton Boston Red Sox bertanding di laga pembuka World Series 2004.

Kisah ini terungkap dalam episode 7 Juli podcast Amy Poehler, "Good Hang", di mana Damon menceritakan perjalanan paniknya dari Swiss ke apartemennya tepat saat Game 1 dimulai.

>>> LJ Cason Masuk Portal Transfer, Tinggalkan Michigan

"Saya langsung meneleponnya, dan dia berkata, 'Saya sudah mengatur ulang seluruh jadwal. Kamu bisa pulang,'" kenang Damon.

Saat itu, Damon sedang syuting film "Syriana" dan menyaksikan American League Championship Series melawan New York Yankees dari Jenewa, Swiss, sebelum dijadwalkan melanjutkan produksi di Dubai.

"Saya sampai di apartemen sekitar inning kedua atau ketiga, dan kami memenangkan pertandingan itu," kata Damon.

Setelah kemenangan pembuka melawan St. Louis Cardinals, Damon memutuskan untuk mempertahankan ritual menonton sendirian selama sisa perjalanan juara agar tidak membawa sial bagi tim.

"Setelah kami memenangkan pertandingan itu, saya tahu saya harus menonton setiap momen sendirian di sofa itu," ujar Damon.

>>> Tom Cruise Jadi Baron Minyak Eksentrik di Film Diggar Garapan Iñárritu

Kemenangan itu mengakhiri paceklik gelar selama 86 tahun bagi franchise tersebut, membuat Damon merenungkan dampak psikologis kemenangan itu bagi generasi penggemar olahraga Boston.

"Saya merasa ada sesuatu yang berubah secara psikis bagi kita semua saat itu terjadi," kata Damon.

Pembawa acara podcast Amy Poehler setuju dengan Damon mengenai bobot emosional dari sapu bersih bersejarah tahun 2004 itu, membandingkan postseason bisbol dengan perjalanan epik klasik.

"Saya tahu itu terjadi pada keluarga saya," kata Poehler.

"George Clooney, syukurlah, adalah produser di film itu," kata Damon.

>>> Kenangan untuk Sam: Teman dan Kolega Berbagi Cerita

Menurut Yardbarker, kilas balik ini muncul saat Red Sox 2026 menjalani musim sulit di bawah manajer Chad Tracy, dengan rekor 44-48 dan berada di posisi keempat American League East.