Marc Marquez memilih untuk tidak terbawa euforia meski namanya kembali dijagokan sebagai calon juara MotoGP 2026.

Hal itu terjadi setelah ia memenangkan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan lalu.

>>> LPSK Tolak Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya

Kemenangan tersebut membuat Marquez naik ke peringkat ketiga klasemen sementara. Ia kini hanya tertinggal 18 poin dari Jorge Martin yang memuncaki klasemen.

Sebelumnya, jarak Marquez dengan pemuncak klasemen mencapai 102 poin setelah MotoGP Italia. Namun, ia perlahan mengejar ketertinggalan dalam persaingan gelar musim ini.

Marco Bezzecchi yang sebelumnya kokoh di posisi pertama harus tergeser setelah mengalami kecelakaan dalam kualifikasi di Sachsenring. Ia absen dalam sprint race dan balapan utama MotoGP Jerman.

Dengan selisih poin yang tipis dan kondisi Bezzecchi yang cedera, peluang Marquez untuk meraih gelar juara kembali menguat.

Namun, Marquez memilih untuk tidak banyak bicara soal gelar juara.

"Saya tidak mengerti apa pun. Saya sudah mengatakan itu di balapan terakhir.

Tetapi kami mencoba menyerang di tempat yang saya rasa baik dan mencoba bertahan ketika kami menghadapi trek yang sulit," ujar Marquez dikutip dari Crash.

>>> Purbaya: Lembaga Internasional yang Benar Melihat Kebijakan Kita Baik

"Memang benar jika kami ingin berjuang untuk juara, saya perlu meningkatkan beberapa poin, lengan kanan. Itulah satu-satunya poin yang perlu saya tingkatkan," ucap Marquez menambahkan.

Setelah MotoGP Jerman, MotoGP 2026 akan jeda hampir satu bulan dan kembali lagi di MotoGP Inggris pada 9 Agustus mendatang.

Marquez akan memanfaatkan waktu libur itu dengan tetap bekerja keras memperkuat kelemahannya.

"Jadi, selama liburan musim panas ini, saya akan beristirahat, tentu saja, karena secara mental saya membutuhkan itu.

Tetapi saya perlu bekerja sangat keras pada lengan kanan, terutama pada titik-titik lemahnya," ujar Marquez.

"Karena ada beberapa titik di mana saya hanya mengendarai sepeda; saya berada di atas sepeda, tetapi saya tidak (optimal) bermain dengan tubuh saya.

>>> Mia Hamm: Legenda Sepak Bola Wanita di ESPY 2026

Jadi, di situlah saya ingin memperbaikinya," kata Marquez melanjutkan.