Rugi WSBP Membengkak Jadi Rp285,6 Miliar pada Semester I-2026
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) masih mencatatkan kinerja yang tertekan pada semester I-2026. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp285,59 miliar hingga 30 Juni 2026.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 20,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp236,88 miliar.
>>> Kasus Febrie Adriansyah Libatkan FBI dan Kedutaan AS untuk Verifikasi Barang Bukti
Rugi per saham dasar juga naik menjadi Rp5,65 per saham, dari sebelumnya Rp3,46 per saham pada semester I-2025.
Di sisi lain, WSBP berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan.
Hingga akhir Juni 2026, pendapatan usaha tercatat sebesar Rp808,06 miliar, naik 10,3% dibandingkan semester I-2025 yang mencapai Rp732,65 miliar.
Namun, kenaikan pendapatan tersebut belum mampu mengimbangi peningkatan biaya produksi.
Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp717,99 miliar dari Rp601,14 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Akibatnya, laba kotor perseroan turun cukup tajam menjadi Rp90,07 miliar, atau merosot sekitar 31,5% dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp131,50 miliar.
Beban Usaha dan Keuangan Masih Tinggi
Sementara itu, total beban usaha berhasil ditekan menjadi Rp220,21 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp225,57 miliar pada semester I-2025.
Penurunan tersebut ditopang oleh berkurangnya beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta beban non-contributing plant.
>>> Kemenangan Roy Suryo-Tifa di Pengadilan Justru Bisa Jadi Kekalahan Publik
Meski demikian, beban pajak penghasilan final meningkat menjadi Rp8,39 miliar dari sebelumnya Rp4,65 miliar.
Pendapatan bunga juga turun menjadi Rp857,84 juta, sedangkan pos pendapatan lain-lain pada tahun lalu berubah menjadi beban lain-lain sebesar Rp723,7 juta pada periode ini.
Posisi beban keuangan perseroan naik menjadi Rp155,44 miliar, dibandingkan Rp142,81 miliar pada semester I-2025.
Kondisi tersebut menyebabkan rugi sebelum beban keuangan dan pajak meningkat menjadi Rp130,14 miliar dari sebelumnya Rp94,07 miliar.
Dari sisi neraca, posisi keuangan WSBP juga masih menghadapi tekanan.
Hingga akhir Juni 2026, total liabilitas meningkat menjadi Rp5,15 triliun dari Rp5,02 triliun pada akhir 2025.
Sedangkan total aset turun menjadi Rp2,91 triliun dari Rp3,05 triliun. Defisit perseroan juga bertambah menjadi Rp10,27 triliun, dibandingkan Rp9,98 triliun pada akhir tahun lalu.
>>> Viral Gaya Erling Haaland Pulang ke Norwegia, Bawa Rakun Awet dan Tas Baru
Adapun defisiensi modal meningkat menjadi Rp2,24 triliun, dari sebelumnya Rp1,96 triliun.
Update Terbaru
HHS Watchdog Pulihkan Rp 5,56 Miliar dalam Penindakan Penipuan Kesehatan
Selasa / 14-07-2026, 12:14 WIB
Wabah Parasit Usus Serang 31 Negara Bagian AS, 4.000 Orang Terinfeksi
Selasa / 14-07-2026, 12:13 WIB
Kesenjangan Gender Melebar dalam Politik Swedia Jelang Pemilu
Selasa / 14-07-2026, 12:13 WIB
Mengenal Sound Horeg Early Warning System: Situs Inovatif Pantau Gelombang Kebisingan yang Meresahkan Warga
Selasa / 14-07-2026, 12:10 WIB
Sotheby's Lelang Kerangka T-Rex Raksasa Bernama Gus
Selasa / 14-07-2026, 12:09 WIB
Kurasi Musik Indonesia Vol. 66: Isu Mental hingga Reggae Humor
Selasa / 14-07-2026, 12:09 WIB
Bocoran Spesifikasi dan Harga Redmi Note 17 dan 17 Pro
Selasa / 14-07-2026, 12:09 WIB
Apa itu Rank Boost ML? Kenali Arti, Jenis, dan Risikonya
Selasa / 14-07-2026, 12:09 WIB
100 Contoh Motto Hidup MPLS 2026 Bahasa Inggris beserta Terjemahannya
Selasa / 14-07-2026, 12:09 WIB
Google Tolak Pemblokiran DNS, VPN, dan IP untuk Lawan Pembajakan, Ini Alasannya
Selasa / 14-07-2026, 12:08 WIB
Samsung Minta Izin Data Kesehatan untuk AI, Tolak Berisiko Kehilangan Data
Selasa / 14-07-2026, 12:08 WIB







