>>> Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah, Tegaskan Masih di Indonesia

Pertanyaan besar masih tersisa: bagaimana SpaceX akan menutup kerugian besar dan mulai menghasilkan uang?

Belum lagi membuktikan bahwa pusat data orbital bukan hanya masuk akal tetapi juga layak secara teknis.

Antusiasme awal pasca-IPO kini sirna. "Jika Anda membeli di sekitar tick pertama, Anda pasti merugi," kata Snyder.

"Itu mulai terlihat seperti saham meme."

Analis Mergermarket Samuel Kerr menambahkan, "Jika Anda investor IPO, Anda baik-baik saja. Jika Anda membeli di beberapa hari pertama, Anda tidak terlalu senang sekarang."

Investor masih terpecah mengenai arah saham SpaceX ke depan. Banyak analis dari bank investasi besar tetap bullish, memperkirakan saham akan naik signifikan.

Morgan Stanley misalnya, memproyeksikan harga saham mencapai US$300.

Sementara itu, Snyder memiliki pandangan lebih hati-hati, memperkirakan saham SpaceX turun ke US$115.

Musk sendiri menyatakan keyakinannya bahwa "Spacex akan bernilai lebih dari seluruh Bumi jika kita mencapai tujuan kita."

Pernyataan ambisius itu mengasumsikan banyak hal akan berjalan sesuai rencana. Namun, kinerja saham terkini menunjukkan hal tersebut masih jauh dari jaminan.

"Jika SpaceX bisa melakukan semua yang dikatakannya, ya, investor sedang duduk di perusahaan paling berharga yang pernah ada," kata Kerr.

>>> Maskapai Antre Buka Rute, Bandara Husein Sastranegara Segera Layani Penerbangan Jet Komersial

"Tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk sampai ke sana."