Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menduga sopir truk pengangkut crane bermain ponsel saat kendaraannya tersangkut di jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7) dini hari.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Truk bernomor polisi B-9077-UFU melintas di Jalan Kapten Tendean.

>>> Kekalahan dari Inggris, Rekan Haaland Terima Ancaman Pembunuhan

Sopir sempat melihat JPO, tetapi diduga tidak fokus karena menggunakan ponsel.

"Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone," demikian keterangan BPBD Jakarta, Selasa pagi.

Akibatnya, sopir tidak memperhitungkan tinggi muatan crane yang diangkut. Crane pun tersangkut di JPO dan menyebabkan kerusakan parah pada struktur jembatan.

"Akibatnya dikarenakan tidak memperhitungkan max ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak cukup parah," tutur BPBD.

>>> Prancis Berpeluang Samai Rekor Italia di Piala Dunia

Hingga saat ini, truk masih tersangkut di JPO dan belum berhasil dievakuasi. Berdasarkan unggahan akun X @TMCPoldaMetro, insiden menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi macet.

Polisi mengimbau pengendara menghindari ruas Jalan Kapten Tendean arah Santa.

"Truck Crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sekitar pukul 01.28 Wib di Jl. Kapten Tendean No.85...

lalu lintas terpantau padat," tulis akun tersebut.

>>> Aroma El Clasico di Semifinal Piala Dunia 2026

Dokumentasi BPBD Jakarta menunjukkan truk pengangkut ekskavator berada di tengah jalan. Hantaman keras membuat salah satu tiang penyanggah JPO nyaris roboh dan anak tangga tidak bisa digunakan.