Berkendara cukup jauh ke atas Lake Pontchartrain Causeway, dan daratan melakukan sesuatu yang aneh: menghilang.

Selama bermil-mil, hanya ada langit, air terbuka, dan sepotong beton tipis yang membawa pengemudi melintasi salah satu infrastruktur paling dikenal di Louisiana.

>>> Direktur Obsidian Sebut 'Cold Take Artists' Sebarkan Misinformasi soal Warisan Studio

Itulah mengapa jembatan ini masih menonjol, bahkan di era megaproyek pemecah rekor.

Causeway bukan sekadar jembatan terpanjang di Amerika Serikat.

Guinness World Records mencatat Second Lake Pontchartrain Causeway sebagai jembatan terpanjang di dunia di atas air dalam kategori 'kontinu', dengan panjang 23,87 mil (38,4 km).

Jalan Raya di Atas Air Terbuka

Causeway menghubungkan Metairie, di pantai selatan dekat New Orleans, dengan Mandeville, di pantai utara Danau Pontchartrain.

Secara praktis, jembatan ini mengubah perjalanan panjang mengelilingi danau menjadi penyeberangan langsung di tengahnya.

Hal itu penting bagi ribuan komuter.

Jembatan ini menjadi rute harian, penghubung bisnis, dan bagi banyak pengemudi, pengingat bahwa jaringan transportasi Louisiana berada di dalam lanskap air, rawa, dan risiko pesisir.

Danau Pontchartrain sendiri bukan danau biasa.

U. S.

Geological Survey menggambarkannya sebagai sistem payau dangkal yang mencakup hampir 630 mil², dengan kedalaman rata-rata sekitar 12 kaki, yang dialiri air tawar dan air asin dari Teluk Meksiko.

Dibangun Seperti Jalur Perakitan

Bentang asli dibuka pada 30 Agustus 1956, setelah konstruksi yang berlangsung dengan kecepatan mengejutkan.

American Society of Civil Engineers mengatakan jembatan itu hanya membutuhkan waktu 14 bulan untuk dibangun dan menggunakan 'metode produksi massal jalur perakitan' untuk pertama kalinya dalam konstruksi jembatan.

Itu mungkin terdengar biasa hari ini, tetapi pada saat itu merupakan pilihan teknik yang berani.