Brandon Adler, direktur game di Obsidian Entertainment, mengecam kritik online yang menyebut studio tersebut sudah tidak sama seperti dulu.

Ia menyebut para komentator itu sebagai 'cold take artists' yang menyebarkan misinformasi tentang warisan sang pengembang.

>>> Perbandingan Nilai Pasar Semifinalis Piala Dunia: Prancis Paling Mahal

Pernyataan ini muncul setelah restrukturisasi Xbox yang berdampak pada beberapa studio first-party, termasuk Obsidian.

Berdasarkan pemberitahuan WARN California, Obsidian yang dimiliki Microsoft melakukan PHK terhadap 52 karyawan, termasuk 43 pekerja di kantor California dan sembilan pekerja jarak jauh di negara bagian tersebut.

Adler Beri Penghormatan untuk Rekan yang Di-PHK

Dalam pernyataan di LinkedIn, Adler pertama-tama menyampaikan dampak PHK terhadap studio dan orang-orang yang terkena dampak.

“Ini adalah minggu yang sangat sulit di Obsidian.

Saya tidak hanya harus mengucapkan selamat tinggal kepada beberapa pengembang game hebat, tetapi juga kepada beberapa sahabat terbaik saya,” tulisnya.

Ia juga mendorong studio lain untuk mempertimbangkan mempekerjakan mereka yang kehilangan pekerjaan.

“Ketahuilah bahwa jika Anda ingin mempekerjakan salah satu mantan pengembang Obsidian ini, Anda mempekerjakan beberapa orang terbaik – baik secara profesional maupun pribadi.”

Adler kemudian menyoroti komentator online yang mempertanyakan apakah Obsidian masih sama dengan studio yang bertanggung jawab atas game klasik seperti Fallout: New Vegas, Star Wars: Knights of the Old Republic II, Pillars of Eternity, dan The Outer Worlds.

“Betapa seringnya saya melihat orang… berbicara tentang bagaimana Obsidian bukanlah siapa mereka dulu, sungguh mengejutkan. Seringkali mereka tidak hanya salah, tetapi juga menyebarkan misinformasi dalam jumlah besar,” ujarnya.

Ia berargumen bahwa banyak pengembang yang memimpin proyek saat ini adalah orang yang sama yang mengerjakan game-game paling terkenal studio tersebut.