Keberlanjutan kini bukan lagi sekadar tren di kalangan industri.

Banyak perusahaan mulai mengubah strategi pertumbuhan agar tidak hanya mengejar laba, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

>>> Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Transformasi ini terlihat di sektor bahan baku, termasuk PT Lautan Luas Tbk (LTLS).

Memasuki usia ke-75 tahun, perusahaan ini menegaskan pentingnya adaptasi terhadap tantangan zaman melalui penerapan prinsip keberlanjutan.

Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk, Indrawan Masrin, mengatakan usia perusahaan bukan sekadar pencapaian. Menurutnya, bisnis harus terus berkembang agar tetap relevan.

"Keberlangsungan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh lamanya perjalanan, tetapi juga oleh kemampuan untuk terus berubah dan memberikan nilai tambah," ujarnya.

Dari Distributor ke Penyedia Solusi Terintegrasi

Jika dulu Lautan Luas dikenal sebagai importir dan distributor bahan kimia, kini perusahaan bertransformasi menjadi penyedia solusi industri yang lebih terintegrasi.

>>> B50 Siap Jalan, Pengamat Minta Pemerintah Amankan Rantai Pasok

Perusahaan tidak hanya memasok bahan baku, tetapi juga menghadirkan layanan manufaktur, logistik, hingga solusi pengolahan air.

Pendekatan ini dinilai mampu membantu industri bekerja lebih efisien dan siap menghadapi tantangan masa depan. Transformasi tersebut juga didukung pemanfaatan teknologi dan penguatan sistem operasional.

Di sisi lingkungan, perusahaan mulai mengurangi jejak karbon melalui penggunaan energi efisien, pemasangan panel surya, penerapan ekonomi sirkular, dan rehabilitasi kawasan pesisir dengan penanaman mangrove.

Langkah-langkah itu mungkin tidak langsung terlihat, tetapi menjadi bagian penting dalam mengurangi dampak industri terhadap lingkungan.

Di sisi sosial, keberlanjutan diwujudkan melalui program pemberdayaan masyarakat.

>>> BSD City Semakin Hijau, Ruang Terbuka Hijau Capai 30% dan Raih Pengakuan Dunia

Salah satunya adalah Kampung Lautan Luas yang fokus pada peningkatan kualitas hunian dan akses pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan.