Rob Dieperink, wasit sepak bola asal Belanda yang sempat ditunjuk memimpin pertandingan Piala Dunia, meninggal dunia beberapa pekan setelah dipecat dari turnamen tersebut.

Kematian Dieperink dikonfirmasi oleh Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pada Senin (13/7). KNVB menyatakan "terkejut dan sangat berduka" atas kepergiannya.

>>> Steven Spielberg Berduka atas Kepergian Sam Neill, Bintang 'Jurassic Park'

Penyebab kematian belum diketahui. Polisi dilaporkan masih melakukan penyelidikan.

Dieperink seharusnya menjadi wasit di Piala Dunia musim panas ini, tetapi dicoret setelah ditangkap atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang remaja laki-laki di Inggris pada April lalu.

Menurut laporan Daily Mail, Dieperink dituduh melakukan sentuhan tidak pantas dan mencoba membujuk seorang remaja ke kamar hotelnya sebelum pertandingan UEFA Conference League antara Crystal Palace dan Fiorentina.

>>> Boosie Badazz Gugat Balik Usai Bayar Rp9,6 M untuk Pengampunan Trump yang Tak Kunjung Datang

Ia kemudian ditangkap di depan ofisial UEFA lainnya saat kembali ke Belanda. Kasus tersebut akhirnya dihentikan karena kurangnya bukti.

Kematian Dieperink terjadi beberapa hari setelah Tim Nasional Mesir menyerukan investigasi terhadap wasit Prancis Willy Delajod, pengganti Dieperink di Piala Dunia, karena kepemimpinan kontroversial dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar.

>>> Data VAR Piala Dunia 2026: Argentina di Posisi Kedua Tim Paling Diuntungkan

Dieperink meninggal pada usia 38 tahun.