Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku hampir merombak besar-besaran skuad La Albiceleste sebelum Piala Dunia 2026 bergulir.

Pengakuan itu disampaikan Scaloni menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Stadion Atlanta, Kamis (16/7) dini hari WIB.

>>> Apa Itu Sindrom CKM yang Diklaim Bisa Memengaruhi Sebagian Besar Orang Dewasa?

Argentina melaju ke semifinal setelah menang dramatis 3-1 atas Swiss melalui babak tambahan. Sementara Inggris mengalahkan Norwegia 2-1 juga lewat extra time.

Keraguan Sebelum Turnamen

Scaloni mengungkapkan bahwa satu setengah bulan sebelum Piala Dunia dimulai, prospek timnya tampak suram.

"Satu setengah bulan lalu, prospeknya suram, dan hari ini kami bisa mengatakan kami berada di semifinal.

Ini berkat para pemain, karena jika saya tidak mempercayai mereka untuk tampil, saya akan membuat keputusan lain," ujar Scaloni dikutip dari Tycsports.

>>> PHK Ribuan Karyawan, Ubisoft Akui Risiko Kehilangan Talenta Kunci

"Saya mempertimbangkan mengganti beberapa pemain, dan hari ini mereka membuktikan saya benar," tambahnya.

Pada akhirnya, Scaloni hanya mengganti Leonardo Balerdi yang cedera dengan Marcos Senesi. Sejumlah pemain lain juga sempat diragukan kebugarannya.

Lionel Messi mengalami cedera ringan bersama Inter Miami, Leandro Paredes cedera di Boca Juniors, dan kiper Emiliano Martinez patah jari manis tangan kanan sebelum turnamen dimulai.

>>> Kematian Cakram PlayStation Picu Perlawanan dari Legislator dan LSM

"Meskipun kami kekurangan pemain, sepak bola tidak selalu sesederhana dua ditambah dua sama dengan empat. Saya senang dan puas," tutup Scaloni.