Kedua, manipulasi kuantitas, yaitu volume pasokan batu bara di lapangan dikurangi sehingga pasokan yang diterima pembangkit lebih sedikit dari dokumen resmi.

Ketiga, manipulasi pembayaran dengan rekayasa skema transaksi keuangan yang merugikan negara.

"Batu bara yang seharusnya bertahan lama, ternyata hanya cukup untuk waktu singkat. Kekurangan pasokan inilah yang menyebabkan blackout," kata Kabag Ops Kortastipidkor Polri Kombes Ahmad Yusuf Afandi.

Dampak korupsi ini dirasakan langsung masyarakat melalui pemadaman listrik bergilir yang intensitasnya meningkat sepanjang 2026. Wilayah terdampak meliputi Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, sebagian Jabodetabek, hingga Sumatra.

>>> Arti Mimpi Pasangan Selingkuh, Benarkah Tanda Ada Pelakor?

Polisi mengklarifikasi bahwa gangguan kabel transmisi pada Mei lalu di Sumatra bukan bagian dari kasus ini. Nilai kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari Rp5 triliun.