5. Suasana hati mudah berubah.

Kurangnya aktivitas fisik tidak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, tetapi juga mental. Orang yang jarang bergerak lebih mudah merasa stres, cemas, atau suasana hatinya memburuk.

Sebaliknya, olahraga dapat merangsang pelepasan hormon endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia dan rileks.

6. Sulit tidur nyenyak.

Jika sering sulit tidur atau mudah terbangun di malam hari, penyebabnya bisa karena tubuh kurang aktif.

Aktivitas fisik secara rutin membantu tubuh lebih mudah tertidur dan meningkatkan kualitas tidur.

Bahkan berjalan kaki selama 20-30 menit setiap hari sudah bisa memberikan manfaat.

7. Nyeri punggung dan postur memburuk.

Duduk terlalu lama dapat melemahkan otot inti yang berfungsi menopang tulang belakang. Akibatnya, punggung lebih mudah terasa nyeri dan postur tubuh menjadi membungkuk.

Peregangan, yoga, atau latihan penguatan otot inti dapat membantu mengurangi keluhan ini.

8. Berat badan mudah naik.

Saat tubuh kurang bergerak, jumlah kalori yang dibakar juga berkurang. Jika asupan makanan tetap sama atau bahkan berlebihan, berat badan akan lebih mudah meningkat.

Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, naik tangga, atau bersepeda dapat membantu menjaga metabolisme tetap aktif.

>>> Nonton Drakor Dream to You Episode 1-2 Sub Indo serta Link dan Spoiler di NETFLIX bukan LK21: Ketika Kenangan Masa Remaja Bertemu Realitas Dewasa

Demikian delapan tanda tubuh kurang bergerak yang sering diabaikan. Kenali sejak dini agar kesehatan tetap terjaga.