Komedian Sunarji alias Narji Cagur akhirnya angkat bicara mengenai keputusannya meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Narji mengaku sudah lama menjalin komunikasi dan kegiatan bersama PSI. Ia merasa memiliki kecocokan pandangan politik dengan partai yang dipimpin Kaesang Pangarep tersebut.

>>> Bobol Maroko, Mbappe dan Dembele Samai Capaian Duo Legendaris Brasil

"Saya pindah ke PSI karena selama ini saya sering menjalin hubungan kegiatan dengan teman-teman PSI, ternyata di sini saya memiliki kesamaan perihal pandangan politik di masyarakat," kata Narji saat dihubungi, Jumat (10/7).

Namun, ketika ditanya soal rencana ke depan termasuk kemungkinan maju di Pemilu 2029, Narji enggan menjawab. Ia hanya mengatakan langkah selanjutnya masih dalam tahap perencanaan.

Narji juga belum memiliki rencana untuk bertemu dengan Presiden ketujuh RI Joko Widodo yang belakangan dikaitkan dengan PSI.

Sambutan PSI dan PKS

Ketua DPP PSI Bestari Barus menyambut positif bergabungnya Narji. Ia menilai perpindahan kader merupakan hal biasa dalam politik.

>>> Pelatih Renang di Kendari Diduga Cabuli Empat Anak di Bawah Umur

Bestari mengungkapkan bahwa Narji sudah lama berkomunikasi dengan DPW PSI Banten. Ia berharap kehadiran Narji menjadi energi baru bagi PSI di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua DPP PKS Bidang Komunikasi dan Digital Ahmad Mabruri menghormati keputusan Narji. Ia menegaskan bahwa perpindahan pilihan politik adalah hak setiap warga negara dalam demokrasi.

Mabruri juga mengapresiasi dedikasi dan kontribusi Narji selama menjadi kader PKS. Ia mendoakan kesuksesan Narji di tempat baru.

>>> Cari Haaland di Google, Siap-siap Disambut Animasi Viking Row

"Perbedaan pilihan politik tidak boleh memutus tali silaturahmi maupun semangat untuk bersama-sama membangun bangsa," ujar Mabruri dalam keterangannya, Rabu (8/7).