FIFA angkat bicara terkait dua keputusan kontroversial dalam laga Argentina vs Mesir yang berakhir 3-2.

Melalui Direktur Divisi Wasit, Pierluigi Collina, FIFA menegaskan semua keputusan telah sesuai aturan tanpa intervensi pihak mana pun.

>>> Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Pertandingan tersebut memicu protes keras dari kubu Mesir. Mereka menilai wasit Francois Letexier membuat keputusan yang merugikan.

Penjelasan FIFA soal Gol Dianulir

Collina menjelaskan bahwa gol kedua Mesir yang sempat membuat skor 2-0 memang layak dianulir.

Ia menyoroti adanya pelanggaran dalam proses serangan sebelum gol tercipta. Pemain Mesir menginjak Lisandro Martínez.

“Jika wasit tidak melihatnya, VAR berhak melakukan intervensi,” ujar Collina dikutip dari TycSport.

VAR memiliki kewenangan meninjau seluruh rangkaian serangan sebelum gol terjadi. Tidak ada batasan waktu atau jarak selama pelanggaran berpengaruh langsung terhadap gol.

>>> DKI Siapkan Enam Halte Transjakarta untuk Kerja Sama Hak Penamaan

Kontak Alvarez dengan Salah Dinilai Sah

Kontroversi kedua terjadi menjelang gol kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernández.

Pihak Mesir memprotes dugaan pelanggaran Julián Alvarez terhadap Mohamed Salah. Namun, Collina memastikan tidak ada pelanggaran.

“Jika pemain terlebih dahulu menyentuh bola dan kemudian terjadi kontak normal, itu bukan pelanggaran,” jelasnya.

Wasit dan VAR menilai kontak tersebut sah. Collina juga menegaskan keputusan wasit tidak dipengaruhi tekanan dari pihak mana pun.

“Kami tidak membiarkan diri kami terpengaruh. Beberapa keputusan memang bersifat subjektif, tetapi kami puas dengan penerapan aturan sejauh ini,” tegas Collina.

>>> Collina Bantah Tuduhan Mesir: Infantino Tak Bisa Pengaruhi Wasit

Sebelumnya, pelatih Mesir Hossam Hassan menuding adanya tekanan dari Argentina terhadap wasit. Pemain Mesir Mostafa Ziko bahkan menyebut turnamen seolah diarahkan untuk kemenangan Argentina.