Road Trip di Luar Negeri? Nyetir di 10 Negara Ini Perlu Ekstra Waspada
Road trip dengan mobil menjadi pilihan populer bagi wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi dengan lebih leluasa.
Namun, keputusan untuk menyetir di luar negeri perlu dipertimbangkan matang-matang karena risiko keamanan yang berbeda di setiap negara.
>>> Modus Korupsi Ekspor Tanah Jarang: Manipulasi Hasil Uji Lab Mineral
Perusahaan asuransi asal Inggris, Zego, merilis analisis terbaru tentang negara-negara paling berbahaya untuk mengemudi.
Penilaian didasarkan pada kualitas jalan, batas kecepatan, jumlah kendaraan, aturan alkohol, serta angka kecelakaan lalu lintas.
CEO Zego, Sten Saar, mengatakan banyak wisatawan belum menyadari perbedaan risiko berkendara di luar negeri.
"Perbedaan kecil seperti rambu tidak familiar, batas kecepatan, atau aturan alkohol dapat meningkatkan risiko di jalan," ujarnya.
Turki Paling Berisiko, AS di Peringkat Kedua
Turki menempati posisi pertama dengan skor 8,53 dari 10.
Negara ini mencatat tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi, yaitu 20,99 kematian per 100.000 kendaraan.
Tingkat korban luka juga tertinggi, mencapai 1.272,64 orang per 100.000 kendaraan.
Angka kematian di Turki sekitar 210 persen lebih tinggi dibanding Italia dan 260 persen lebih tinggi dibanding Spanyol.
Posisi kedua ditempati Amerika Serikat dengan skor 8,15 dari 10.
AS mencatat jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi secara total, yaitu 44.194 kasus pada 2024, dengan lebih dari 2 juta korban luka.
>>> Isi Lengkap Surat Megawati: PDIP Partai Penyeimbang, Bukan Oposisi
Tingkat kematiannya mencapai 17,05 per 100.000 kendaraan, lebih dari dua kali lipat dibanding Prancis.
Salah satu faktor risiko di AS adalah batas kadar alkohol yang lebih longgar, rata-rata 0,08 persen. Sementara negara seperti Italia, Slovakia, dan Hungaria menerapkan toleransi nol.
Update Terbaru
Lee Da In Melahirkan Anak Kedua, Lee Sung Gi Kini Punya Putra
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Pesantren Tambakberas Jombang Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Eks Wakil Menteri Irak Sembunyikan Uang Korupsi Rp361 M di Galon Air
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Mario Kart Tour Tutup Layanan, Tanpa Versi Offline
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Final Fantasy 7: Ever Crisis Ditutup Setelah 3 Tahun, Square Enix Kembali Pukul Penggemar
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Produsen Luncurkan Pompa Panas Indoor Saat Tarif Listrik Ancam Biaya Energi
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB
FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB
Tony Blair Temui Danantara, Ungkap Minat Investor Asing ke Indonesia
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB
Polisi Usut Kematian Dokter PPDS Unsrat Meski Tanpa Laporan Keluarga
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB
Purbaya Kaji Pencairan JHT Bebas Pajak yang Diusulkan Buruh
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB
Cara Cepat Tarik Saldo Dana Gratis 2026 Lewat Game SW Langsung Cair ke DANA dan OVO
Rabu / 08-07-2026, 19:03 WIB
Rutin Berbagi Sepatu dan Tas, Brandon Royval Ingin Bangun Yayasan
Rabu / 08-07-2026, 19:03 WIB
Polisi Temukan Brankas Besar saat Geledah Kafe de'Clan di Cipete
Rabu / 08-07-2026, 19:03 WIB
Cara Kerja Kamera Robotik Berbasis AI pada HP Honor Terbaru yang Rilis Agustus 2026
Rabu / 08-07-2026, 19:01 WIB







