Sejak pandemi COVID-19, kekhawatiran terhadap penularan virus di pesawat meningkat. Namun, penelitian mengungkapkan ada lokasi kursi yang lebih aman.

Para peneliti dari Universitas Emory, AS, menemukan bahwa kursi dekat jendela dan bagian belakang pesawat adalah pilihan terbaik.

>>> Prabowo Terima Kunjungan Tony Blair di Kertanegara, Bahas Situasi Global

Studi ini dipublikasikan di jurnal Applied Biological Sciences pada 2018.

Penelitian tersebut melibatkan 10 penerbangan lintas benua dengan 229 sampel. Hasilnya, penumpang di kursi jendela lebih jarang berinteraksi, sehingga risiko penularan langsung lebih rendah.

Studi lain pada 2022 oleh Universitas Illinois juga mendukung temuan ini. Bagian belakang pesawat memiliki lebih sedikit orang yang batuk, bersin, atau bernapas ke arah Anda.

>>> Pertamina Buka Suara soal Isu Beli Pertalite Wajib Lunas Pajak Kendaraan

Tips Tetap Waspada di Pesawat

Profesor Bernadette Boden-Albala dari Universitas California menyarankan kursi dekat jendela karena jauh dari lorong dan kamar mandi. Pesawat modern juga memiliki filter udara HEPA yang efektif.

Meski begitu, risiko tetap ada. Hindari menyandarkan kepala ke jendela karena banyak mengandung bakteri Staphylococcus aureus.

>>> Selisih Umur Sean Ivan De Beule dan Nadya Shafa Berapa? Berikut Biodata Adik Irish Bella yang Telah Resmi Menikah

Kontak langsung dengan penumpang sakit tetap berbahaya. Zona paling berisiko adalah dekat kamar mandi karena banyak orang mengantre.