Sebuah pesawat komersial Delta Air Lines yang membawa 58 orang tersambar mortir kembang api pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, saat melakukan pendaratan di Bandara Internasional Chicago Midway.

Insiden ini memicu penyelidikan federal.

>>> Manchester United Incar Gelandang Chelsea Andrey Santos

Delta Air Lines Penerbangan 1076, sebuah Airbus A319 yang lepas landas dari Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta pukul 19.51 ET, mendarat dengan selamat tepat setelah pukul 20.30 CT tanpa perlu melakukan pendaratan darurat.

Otoritas Penerbangan Federal (FAA) melaporkan bahwa pesawat berada di ketinggian sekitar 200 kaki saat terjadi kontak.

Rekaman komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara menunjukkan awak pesawat segera menyadari dampak tersebut.

"Menara, kami baru saja terkena kembang api yang mengenai pesawat kami, Delta 1076, kami melanjutkan," kata awak kabin kepada pengatur lalu lintas udara saat insiden terjadi.

Awak pesawat menyatakan akan mengevaluasi bagian luar pesawat setelah tiba di gerbang terminal. "Kami baru saja mendengar dentuman di pesawat, jadi kami harus memeriksanya saat tiba di gerbang.

Kami hanya berharap itu hanya mortir yang meledak di bawah, tapi pasti terasa dentuman besar," ujar awak kabin.

Pengatur lalu lintas udara mengakui situasi tersebut dan mencatat bahwa banyak laporan kembang api telah diterima di area tersebut.

Mereka menyarankan pesawat untuk meluncur ke gerbang guna pemeriksaan formal.

Pilot Penerbangan 1076 juga melaporkan kepada pengatur lalu lintas bahwa mereka merasakan dampak yang cukup besar dari benda tersebut.

"Kami hanya berharap itu hanya mortir yang meledak di bawah, tapi pasti terasa dentuman besar," kata pilot.

>>> Kecoa Cyborg Kini Bisa Berenang Berkat 'Baju Selam' Cetak 3D