Memasuki Juli 2026, pergerakan harga motor listrik di Indonesia menunjukkan satu keunikan. Hanya Polytron yang melakukan penyesuaian harga pada lini produknya.

Sementara itu, merek-merek lain seperti Alva, Gesits, Honda, Selis, Volta, hingga Yadea masih mempertahankan banderol lama tanpa perubahan.

>>> Kemlu Pastikan Menlu Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ali Khamenei pada 9 Juli 2026

Kenaikan Harga Polytron Fox Series

Kenaikan harga pada Polytron Fox Series berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 1,5 juta, berdasarkan data per 7 Juli 2026.

Untuk Polytron Fox-200, varian sewa baterai kini Rp 12,5 juta dari sebelumnya Rp 12,1 juta, naik Rp 400.000.

Varian beli baterai juga naik Rp 400.000 menjadi Rp 21,5 juta.

Polytron Fox 350 varian sewa baterai naik Rp 500.000 menjadi Rp 17 juta, sedangkan varian beli baterai naik Rp 500.000 menjadi Rp 29 juta.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Polytron Fox 500.

>>> Kronologi Dokter PPDS Unsrat Adrian Rantung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Kemenkes Hentikan Sementara Program Anestesiologi

Varian sewa baterai naik Rp 1,5 juta menjadi Rp 39,7 juta, dan varian beli baterai naik Rp 1,5 juta menjadi Rp 57,2 juta.

Harga Motor Listrik Merek Lain Tetap

Di luar Polytron, sebagian besar merek belum mengubah harga. Alva N3 sewa baterai masih Rp 16,5 juta, Gesits GV1 Standard Range Rp 23,956 juta.

Indomobil eMotor menawarkan QT seharga Rp 15 juta dan Cavalry Rp 36,35 juta. Omoway Omo X Smart dibanderol Rp 46,9 juta.

Selis Neo Scootic dijual Rp 13,5 juta, United T1800 Rp 16,19 juta, Volta eX Rp 17,85 juta, dan Yadea GT20 Rp 15,5 juta.