Alex Karp, CEO Palantir Technologies, melontarkan kritik tajam terhadap model token yang digunakan oleh OpenAI dan Anthropic.

Ia menyebut pendekatan model kecerdasan buatan (AI) saat ini sebagai sesuatu yang 'salah total'.

>>> Shopee Gandeng Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Rekomendasi Produk

Kritik tersebut menyoroti biaya komputasi yang sangat tinggi dan ketidakberlanjutan dari model token tersebut.

Visi AI yang Lebih Efisien dan Aman

Karp menekankan perlunya model AI yang lebih efisien, aman, dan mampu beroperasi di jaringan tertutup.

>>> PM Modi Ucapkan Terima Kasih atas Sambutan Hangat di Jakarta

Palantir menawarkan visi AI yang praktis, hemat biaya, dan terintegrasi untuk aplikasi kritis tanpa mengorbankan keamanan.

>>> Sambutan Megah Berkuda dan Pelukan Hangat untuk PM Modi di Indonesia

Pernyataan ini memicu diskusi tentang arah pengembangan AI di masa depan.