Mobil listrik kini semakin banyak digunakan untuk perjalanan jauh atau road trip karena biaya operasionalnya lebih murah.

Namun, pengemudi perlu memahami cara mengelola konsumsi energi agar baterai tidak cepat terkuras.

in1

>>> Pesilat Muda Pemalang Tampil Agresif di Piala Presiden 2026

Baterai merupakan komponen utama yang menentukan jarak tempuh mobil listrik. Kebiasaan berkendara dan pemanfaatan fitur kendaraan sangat berpengaruh terhadap efisiensi energi.

Tips Menghemat Baterai Mobil Listrik

Berikut tujuh cara yang dapat dilakukan untuk menghemat baterai mobil listrik saat road trip.

1. Gunakan mode berkendara ekonomis.

Hampir semua mobil listrik modern memiliki mode Eco yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi.

Saat mode Eco aktif, respons pedal akselerator lebih halus dan penggunaan tenaga dibatasi secara efisien. Mode ini sangat disarankan untuk jalan tol atau rute panjang dengan kecepatan konstan.

2. Maksimalkan pengereman regeneratif.

Sistem regenerative braking mengubah energi saat kendaraan melambat menjadi listrik untuk mengisi baterai.

Pengemudi bisa memanfaatkan teknik one-pedal driving dengan melepas pedal akselerator agar kendaraan melambat secara alami. Teknik ini sangat efektif di lalu lintas padat atau jalan menurun.

3. Bijak mengatur suhu kabin.

Sistem pendingin kabin merupakan salah satu komponen yang paling banyak mengonsumsi energi pada mobil listrik.

Atur suhu AC pada kisaran 24-25 derajat Celcius dan gunakan mode resirkulasi udara agar lebih efisien.

>>> Jokowi Disambut Ratusan Relawan di Bandara Raden Inten Lampung

4. Jaga kecepatan tetap stabil.

Kecepatan tinggi meningkatkan hambatan udara dan kebutuhan daya baterai.

Hindari akselerasi dan deselerasi mendadak. Gunakan fitur cruise control untuk menjaga kecepatan konstan selama perjalanan.

5. Rencanakan rute dengan matang.

Pilih jalur yang landai, minim macet, dan memiliki akses ke SPKLU.

Aplikasi navigasi kini menyediakan fitur khusus kendaraan listrik yang memperhitungkan topografi, lalu lintas, dan lokasi pengisian daya. Mulai cari SPKLU saat baterai tersisa 20-30 persen.

6. Manfaatkan pengisian cepat secara efisien.

Waktu pengisian fast charging rata-rata 20-30 menit untuk mengisi baterai dari 30 hingga 80 persen.

Gunakan waktu tersebut untuk beristirahat atau makan.

7. Pastikan kondisi kendaraan prima.

Tekanan ban yang kurang dapat meningkatkan konsumsi energi hingga 3-5 persen.

>>> bank bjb dan Primajasa Jalin Kerja Sama Perkuat Ekosistem Bisnis

Periksa tekanan ban, sistem pendingin baterai, kurangi beban bawaan, dan jaga aerodinamika kendaraan.