Usai Bertemu Purbaya, Said Iqbal Putuskan Demo Buruh di Kemenkeu Batal
Rencana demonstrasi besar-besaran ribuan buruh di depan Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dijadwalkan pada Kamis (9/7/2026) mendadak dibatalkan.
Keputusan itu diambil setelah Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menggelar pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
>>> Ade Darmawan Diserang Balik: Siapa Bilang Putusan Praperadilan Roy Suryo Gugurkan Perkara?
Dalam pertemuan tersebut, Said menyampaikan aspirasi utama buruh agar pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dibebaskan dari pajak.
Menurutnya, JHT adalah tabungan sosial yang tidak semestinya diperlakukan seperti tabungan komersial.
Said mengatakan aksi unjuk rasa dibatalkan karena komunikasi dengan pemerintah telah menghasilkan titik temu dan menunjukkan itikad baik untuk menindaklanjuti tuntutan buruh.
"Aksi besok dibatalkan karena sudah ada titik temu, sudah ada itikad baik, itikad baik dari pemerintah.
Saya juga pemerintah, tapi di sini ada komunikasi yang baik antar pemerintah," kata Said di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026).
Semula, demonstrasi itu direncanakan melibatkan sekitar 1.000 hingga 1.500 buruh dari wilayah Jabodetabek.
Massa berasal dari berbagai organisasi, antara lain Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSPKEP), Serikat Pekerja Nasional (SPN), KSPI, serta sejumlah serikat pekerja lainnya.
>>> Bambang Pacul: Isu Papua Tanggung Jawab Wapres Gibran
Setelah berdiskusi dengan Menteri Keuangan, Said langsung menghubungi para pimpinan serikat pekerja untuk memastikan aksi tidak jadi dilaksanakan.
"Aksi dibatalkan. Tadi saya sudah bicara dengan Bung Suparno, Bung Mujimin, dan Bung Iwan, aksi dibatalkan," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembahasan mengenai usulan pajak JHT akan terus dilanjutkan.
Dalam dua hari ke depan, Said dijadwalkan bertemu dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari pembahasan lanjutan bersama Kementerian Keuangan.
Said juga mengungkapkan tekadnya memperjuangkan aspirasi buruh, meski sebelumnya sempat mengaku kesulitan bertemu Menteri Keuangan.
"Saya sederhana, karena saya bukan menteri, walaupun setingkat menteri, nggak diterima, saya tetap datang. Kalau nggak dikasih masuk, saya berdiri di pintunya saja sampai dia membuka pintu.
>>> 5 Cara Sederhana Upgrade Kualitas Hidup dengan Budget Terbatas
Karena ini buruh, rakyat, masyarakat membutuhkan keputusan yang cepat," jelas dia.
Update Terbaru
Sinopsis Wrath of Man di Bioskop Trans TV Hari Ini, Tayang Pukul 20.00 WIB
Rabu / 08-07-2026, 17:53 WIB
Argentina vs Mesir: Kontroversi VAR dan 'Anak FIFA' Panaskan Medsos
Rabu / 08-07-2026, 17:53 WIB
Vivo X500 Pro Max Lolos TKDN, Siap Ikuti Tren 'Pro Max'
Rabu / 08-07-2026, 17:53 WIB
Game RPG 'Echoes of Aincrad' Rilis Juli 2026, Bisa Masuk Dunia SAO
Rabu / 08-07-2026, 17:49 WIB
IHSG Anjlok 1,89% ke 5.873, S&P DJI dan MSCI Beri Tekanan
Rabu / 08-07-2026, 17:48 WIB
Bosan dengan Google News, Saya Bikin Feed Berita Sendiri
Rabu / 08-07-2026, 17:48 WIB
Iuran JHT BPJS Ketenagakerjaan per Bulan: Besaran dan Contoh Hitungan
Rabu / 08-07-2026, 17:45 WIB
Wasit Francois Letexier Dituding Untungkan Argentina, Suporter Mesir Murka
Rabu / 08-07-2026, 17:45 WIB
Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
Rabu / 08-07-2026, 17:45 WIB
IRS Luncurkan Alat Elektronik untuk Klaim Pengembalian Pajak COVID
Rabu / 08-07-2026, 17:29 WIB
Jesús Luzardo Masuk Skuad All-Star NL sebagai Pengganti
Rabu / 08-07-2026, 17:29 WIB
Washington Nationals Bangkit dari Defisit 5 Run, Kalahkan Astros 12-11
Rabu / 08-07-2026, 17:28 WIB
USSF Negosiasikan Perpanjangan Kontrak Mauricio Pochettino Usai Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 17:28 WIB
New York Lottery Jual Tiket Take 5 Pemenang di Bronx dan Long Island
Rabu / 08-07-2026, 17:28 WIB







