Kehadiran anggota keluarga baru sering kali memicu kecemburuan pada kakak, terutama jika jarak usia tidak terlalu jauh.

Orang tua perlu waspada terhadap tanda-tanda yang mungkin tidak selalu tampak jelas.

>>> Harga Emas Antam Turun Rp14 Ribu ke Level Rp2,641 Juta per Gram

Kecemburuan anak tidak selalu diekspresikan dengan sikap agresif atau memusuhi adik. Beberapa anak justru menunjukkan perilaku menarik diri atau murung.

Tanda Anak Cemburu pada Adik Baru

Perilaku regresif adalah salah satu tanda umum.

Anak yang merasa terancam kehilangan perhatian orang tua bisa kembali bertingkah seperti bayi, misalnya bicara cadel atau tantrum.

Ketidakpedulian terhadap adik juga sering terjadi. Kakak mungkin merasa tersisih dan menyalahkan bayi karena dianggap mencuri perhatian.

Anak yang cemburu cenderung menuntut perhatian orang tua dengan cara mengganggu, membuat suara keras, atau merusak barang. Hal ini dilakukan agar perhatian kembali terfokus padanya.

Merebut mainan dari bayi juga menjadi tanda kecemburuan.

Menurut analis perilaku Emily Groben, anak merasa tidak adil karena bayi mendapat mainan baru dan perhatian ekstra, sementara mereka mendapat tugas dan aturan.

>>> 10 Anime Slice of Life Anti Membosankan yang Wajib Ditonton

Kesulitan membuat pilihan sederhana, seperti memilih camilan atau mainan, bisa menjadi cara anak mencari perhatian. Groben menjelaskan bahwa perhatian negatif tetap lebih baik daripada diabaikan.

Cara Menghadapi Anak yang Cemburu

Orang tua tidak perlu panik saat melihat tanda-tanda tersebut. Kasih sayang dan kesabaran sangat dibutuhkan untuk membantu anak bertransisi menjadi kakak.

Jangan mencoba 'memperbaiki' emosi negatif anak. Sebaliknya, pahami dan terima perasaannya.

Libatkan anak dalam merawat bayi dengan tugas sederhana, seperti mengambil popok atau memilihkan pakaian. Hal ini membuat mereka merasa terhubung dengan adik.

Berikan pujian setiap kali anak bersikap baik kepada adik. Penguatan positif akan mendorong mereka mengulangi perilaku tersebut.

Ingatlah bahwa penyesuaian dengan bayi baru adalah proses berkelanjutan. Jika ragu, konsultasikan dengan teman berpengalaman, dokter anak, atau psikolog.

>>> Prabowo: Demokrasi Sistem Terbaik, Kita Harus Terus Menjaganya

Bantu anak melihat sisi positif memiliki adik, seperti bisa saling mengajari dan menyayangi. Identifikasi dini kecemburuan dapat menciptakan hubungan harmonis antara kakak dan adik.