Liburan seharusnya menjadi momen menyenangkan, namun bisa berubah buruk jika menjadi korban copet atau penipuan. Sebuah laporan terbaru mengungkap kota-kota dengan risiko tertinggi terhadap kejahatan tersebut.

Tim asuransi perjalanan Compare the Market merilis daftar kota dengan persepsi risiko penipuan dan pencopetan tertinggi di dunia.

>>> Jadwal Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026

Laporan ini menggabungkan data dari TripAdvisor dan Numbeo.

Peneliti menghitung jumlah ulasan di TripAdvisor yang menyebut kasus pencopetan dan pencurian pada 10 objek wisata populer di setiap kota, dihitung per 1.000 ulasan.

Data Numbeo digunakan untuk mengukur kekhawatiran warga dan wisatawan terhadap risiko dirampok atau dicuri.

Seluruh data dinormalisasi menjadi skor risiko dari 0 hingga 100. Semakin tinggi skor, semakin tinggi persepsi risiko di kota tersebut.

Lima Kota dengan Risiko Tertinggi

Bangkok, Thailand, menempati posisi pertama dengan skor 83,45. Meski persepsi risiko perampokan tergolong rendah, banyak wisatawan melaporkan modus penipuan.

>>> NBC Universal Entertainment Japan Umumkan Suikoden: The Anime, Murciélago, dan Lainnya di Anime Expo 2026

Kawasan Grand Palace menjadi lokasi paling sering disebut dengan tingkat penyebutan 26,16 per 1.000 ulasan.

Paris, Prancis, berada di posisi kedua dengan skor 68,81. Kasus yang paling banyak dikeluhkan adalah pencopetan, terutama di kawasan Basilique du Sacré-Cœur de Montmartre.

Praha, Republik Ceko, menempati posisi ketiga dengan tingkat pencopetan cukup tinggi. Total penyebutan kasus pencurian dan penipuan mencapai 6,51 pada indikator gabungan.

Shanghai, China, berada di peringkat keempat. Wisatawan disarankan waspada saat berada di kawasan wisata ramai.

Agra, India, melengkapi lima besar.

>>> MARRIAGETOXIN Season 1 Rayakan Kesuksesan di Anime Expo 2026, Siapkan Season 2

Kota yang menjadi rumah bagi Taj Mahal ini masuk karena tingginya persepsi risiko pencurian dan penipuan terhadap wisatawan.