Taspen Ungkap Modus Penipuan Baru yang Menyasar Pensiunan
PT Taspen (Persero) mengimbau para pensiunan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Modus terbaru memanfaatkan akun media sosial palsu, pesan WhatsApp, tautan phishing, surat atau dokumen palsu, hingga konten berbasis kecerdasan buatan (AI).
>>> Ramalan Khabib Terbukti: Portugal Tersingkir, Spanyol Dipuji
Pelaku menggunakan gambar, suara, video, dan identitas yang menyerupai kanal resmi Taspen untuk memperoleh data pribadi atau meminta pembayaran dari korban.
Corporate Secretary Taspen Henra mengatakan perusahaan menempatkan perlindungan peserta sebagai prioritas dalam menghadapi penyalahgunaan identitas di ruang digital.
"Taspen senantiasa berkomitmen melindungi peserta dari berbagai potensi kejahatan digital yang memanfaatkan nama perusahaan.
Kami mengimbau peserta dan masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima serta tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya," kata Henra.
Taspen menegaskan tidak pernah meminta peserta membayar biaya administrasi, mengirimkan kode OTP, PIN, kata sandi, atau data rahasia lain untuk memperoleh layanan maupun manfaat program.
>>> Siapa Adrian Rantung? Dokter PPDS Unsrat yang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
Perusahaan meminta masyarakat menerapkan prinsip "Tahan, Pastikan, Laporkan" saat menerima informasi yang mengatasnamakan Taspen.
Peserta diminta tidak langsung mempercayai pesan yang diterima, memastikan informasi melalui kanal resmi, serta melaporkan akun atau pihak yang diduga melakukan penipuan.
Data Indeks Literasi Digital Nasional yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat skor literasi digital Indonesia sebesar 3,54 dari skala 5.
Angka tersebut menunjukkan aspek keamanan digital masih menjadi perhatian di tengah perkembangan modus kejahatan siber.
Taspen menyatakan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali informasi palsu dan menjaga kerahasiaan data pribadi menjadi bagian dari langkah pencegahan terhadap penipuan yang menyasar pensiunan.
Update Terbaru
Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung
Selasa / 07-07-2026, 14:50 WIB
Jakarta Selatan Career Fest 2026 Sediakan 3.299 Lowongan Kerja
Selasa / 07-07-2026, 14:49 WIB
Roy Suryo Menang Praperadilan, Penggeledahan dan Penahanan Dinyatakan Tidak Sah
Selasa / 07-07-2026, 14:49 WIB
Prabowo Anugerahkan Bintang Adipurna kepada PM India Narendra Modi
Selasa / 07-07-2026, 14:49 WIB
Telkom dan NUS Jalin Kerja Sama Perkuat Talenta Digital
Selasa / 07-07-2026, 14:49 WIB
Honda Rebel 1100 Makin Stylish, Punya Warna Baru!
Selasa / 07-07-2026, 14:49 WIB
Fitur Username WhatsApp Dikritik, Dikhawatirkan Picu Penipuan
Selasa / 07-07-2026, 14:49 WIB
Xiaomi HyperOS 4 Dikabarkan Rilis Bulan Depan dengan Peningkatan Performa
Selasa / 07-07-2026, 14:48 WIB
Tips Mudah Login ke Akun Facebook Lama yang Terkunci
Selasa / 07-07-2026, 14:48 WIB
Harga Oppo Reno16 Series Melonjak, Ini Penjelasan Pabrikan
Selasa / 07-07-2026, 14:48 WIB
Papan Ikonik Late Show Dibeli Restoran West Hollywood
Selasa / 07-07-2026, 14:42 WIB
Samsung Perkirakan Laba Operasional Kuartal II Capai 89,4 Triliun Won
Selasa / 07-07-2026, 14:42 WIB
CEO Palantir Kritik Keras Model Token OpenAI dan Anthropic: Biaya Komputasi Tidak Berkelanjutan
Selasa / 07-07-2026, 14:42 WIB
Shopee Gandeng Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Rekomendasi Produk
Selasa / 07-07-2026, 14:42 WIB







