Purbaya Akui IKN Masih Kalah dari Bali Soal Potensi Pusat Finansial Internasional
Bali dan Alternatif Lain
Rencana menjadikan Bali sebagai lokasi PFI sejalan dengan gagasan pembentukan Special Financial Center yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
>>> Belgia Bantai AS 4-1, Kontroversi Balogun Tak Berpengaruh
Konsep tersebut merupakan usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.
Presiden Prabowo menilai dinamika geopolitik global, termasuk meningkatnya konflik di Timur Tengah, dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk menarik aliran modal internasional.
"Ternyata sekarang uang-uang yang di Timur Tengah mau ke mana? Negara mana yang tidak perang sekarang?
Indonesia salah satu yang paling diminati," ujar Prabowo dalam rapat kabinet beberapa waktu lalu.
Pemerintah memandang stabilitas politik dan ekonomi Indonesia sebagai salah satu keunggulan yang dapat meningkatkan daya saing dalam menarik investor asing.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan PFI akan dirancang dengan berbagai insentif agar mampu bersaing dengan pusat keuangan internasional di kawasan maupun global.
Sejumlah fasilitas yang tengah disiapkan antara lain tarif pajak yang dapat mencapai 0 persen, pembentukan pengadilan khusus dengan sistem common law, hingga penyediaan berbagai profesi penunjang sektor jasa keuangan dalam satu kawasan terpadu.
Untuk mendukung pembentukan kawasan tersebut, pemerintah juga tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional. Pembahasan regulasi itu ditargetkan rampung pada 20–21 Juli 2026.
Apabila proses legislasi berjalan sesuai rencana, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumumkan pembentukan Pusat Finansial Internasional secara resmi dalam pidato kenegaraan pada Agustus 2026.
Sementara itu, Otorita IKN belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Menteri Keuangan mengenai peluang IKN sebagai lokasi PFI.
>>> Cristiano Ronaldo Tutup Karier Piala Dunia dengan Hati Tenang
Wacana pengalihan kandidat lokasi ke Bali pun memunculkan berbagai respons publik, terutama terkait arah pengembangan fungsi ekonomi IKN pada masa mendatang.
Update Terbaru
Super Pocket Edisi Activision Hadirkan 34 Game Klasik, Termasuk Pitfall dan Imagic
Rabu / 08-07-2026, 02:35 WIB
Ramalan Iwata 2009: 20 Tahun Lagi Game Digital Dominan, Kini Hampir Terbukti
Rabu / 08-07-2026, 02:35 WIB
Kadokawa Editor-in-Chief Ungkap Rahasia Sukses Membuat Manga
Rabu / 08-07-2026, 02:33 WIB
Prince Harry Kalah Gugatan Hukum terhadap Associated Newspapers
Rabu / 08-07-2026, 02:33 WIB
Nigel Farage Mundur dari Clacton, Picu Pemilu Kecil di Tengah Sorotan Keuangan
Rabu / 08-07-2026, 02:28 WIB
Toyota Pindahkan Produksi Tacoma dari Meksiko ke Texas
Rabu / 08-07-2026, 02:28 WIB
Daftar 7 Tim Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 02:28 WIB
Rekor Buruk Messi: Gagal 2 Kali Penalti di Satu Edisi Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 02:23 WIB
Netflix Gandeng Billboard, Hadirkan Serial Video Musik Mulai 3 Agustus
Rabu / 08-07-2026, 02:23 WIB
Netflix Minta Ganti Rugi Hukum Hampir $3 Juta, Tuduh Penggugat Tak Punya Hak Paten
Rabu / 08-07-2026, 02:23 WIB
Daftar 7 Tim yang Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 02:22 WIB
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Kembali Puncaki Daftar
Rabu / 08-07-2026, 02:21 WIB
Penyakit Jantung Bisa Terlihat dari Kuku, Ini Ciri-cirinya!
Rabu / 08-07-2026, 02:21 WIB
Kreator Bayonetta Sebut Keberanian Capcom Ambil Risiko dengan IP Baru Jadi Kunci Sukses
Rabu / 08-07-2026, 02:21 WIB







