Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa istri salah satu perwira polisi di Polres Batu, Melissa B. Darban, pada Senin (6/7).

Pemeriksaan ini terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan Anggota DPR RI Heri Gunawan.

>>> DPRD DKI Minta Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta dan Mikrotrans Dikaji Ulang

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik mendalami keterangan Melissa terkait aset dan aliran uang yang diduga bersumber dari tersangka Heri Gunawan.

Ini merupakan pemeriksaan lanjutan untuk Melissa.

KPK menetapkan Heri Gunawan dan koleganya di DPR, Satori, sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan pencucian uang terkait program sosial di Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Status tersangka keduanya diumumkan pada Agustus tahun lalu, namun mereka belum ditahan dan masih aktif di parlemen.

Dalam proses penyidikan, KPK telah memeriksa banyak saksi dari DPR, BI, dan OJK untuk melengkapi berkas perkara.

KPK memastikan akan terus mengumpulkan bukti penyimpangan dalam program sosial BI dan OJK yang diduga disalahgunakan oleh Satori dan Heri Gunawan.

>>> Crunchyroll Umumkan Film Solo Leveling dan Adaptasi Ghost of Tsushima di Anime Expo 2026

Satori dan Heri Gunawan disangkakan melanggar Pasal 12 B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP, serta Pasal dalam UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

Satori diduga menerima uang senilai Rp12,52 miliar, terdiri dari Rp6,30 miliar dari BI, Rp5,14 miliar dari OJK, dan Rp1,04 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR.

Uang tersebut diduga digunakan untuk deposito, pembelian tanah, pembangunan showroom, pembelian kendaraan, dan aset lainnya. Satori juga diduga merekayasa transaksi perbankan dengan meminta bank daerah menyamarkan deposito.

Heri Gunawan diduga menerima total Rp15,86 miliar, terdiri dari Rp6,26 miliar dari BI, Rp7,64 miliar dari OJK, dan Rp1,94 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR.

Ia diduga memindahkan penerimaan melalui yayasan ke rekening pribadi, lalu meminta anak buahnya membuka rekening baru untuk menampung dana.

>>> Ghost of Tsushima Legends Anime Ungkap Desain Karakter Perdana di Anime Expo 2026

Uang tersebut digunakan untuk pembangunan rumah makan, pengelolaan outlet minuman, pembelian tanah dan bangunan, serta kendaraan roda empat.