Kami memanfaatkan praktik-praktik terbaik dunia untuk membangun sebuah pusat keuangan dari nol, dengan pengadilan independen, regulator modern, serta aturan yang tetap konsisten dan tidak berubah mengikuti tren sesaat," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Senin (6/7).

Tamchy SFIT berlokasi hanya sekitar lima menit berjalan kaki dari Bandara Internasional Issyk-Kul.

Kawasan ini menawarkan keunggulan yang sulit ditemukan di distrik bisnis perkotaan, yakni kesempatan untuk bekerja di ruang perkantoran modern sekaligus menikmati lingkungan alam yang masih asri di kawasan wisata Danau Issyk-Kul, yang dikelilingi oleh Pegunungan Tian Shan.

Berbagai keunggulan tersebut telah menarik perhatian sejumlah perusahaan global.

Di antaranya adalah Serim, perusahaan induk internasional asal Korea Selatan, platform fintech global Thunes dari Uni Emirat Arab, perusahaan pialang Victory Securities dari Hong Kong, serta perusahaan teknologi informasi asal Swiss, Onchain Technologies, yang telah resmi menjadi penghuni Tamchy SFIT.

Selain itu, sebanyak 14 perusahaan lainnya, termasuk dari Selandia Baru, Israel, dan China, saat ini sedang dalam proses pengajuan dokumen untuk memperoleh status sebagai perusahaan penghuni.

Strategi pengembangan Tamchy SFIT tergolong sangat ambisius.

>>> Prabowo Tunjuk Danantara Jadi Eksportir Listrik ke Singapura

Pemerintah Kirgizstan menargetkan kawasan ini dapat menarik sekitar 4.000 perusahaan penghuni pada tahun 2035, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat keuangan internasional terkemuka di kawasan Eurasia.