Pavlos Beleyiannis, seorang pensiunan sopir truk, mengawasi cucu-cucunya bermain di teluk favoritnya di Yunani.

Untuk pertama kalinya, penghalang apung dipasang di seberang teluk untuk melindungi mereka dari bahaya di laut.

>>> Xbox Game Pass Juli 2026 Tambah 6 Game Baru, Termasuk Call of Duty Black Ops 7 dan Halo Day One

"Syukurlah itu ada untuk melindungi mereka," kata Beleyiannis. "Dulu tidak ada bahaya seperti ini di laut ini ketika saya masih kecil."

Musim panas lalu, bahaya di perairan utara Teluk Euboea hanya terbatas pada ubur-ubur ungu. Namun tahun ini, kemunculan ikan buntal beracun bergigi panjang mengubah segalanya.

Palang Merah Yunani mengeluarkan peringatan kesehatan masyarakat, menyarankan warga untuk mencari perawatan darurat jika digigit ikan tersebut.

Gigitannya dapat menyebabkan luka parah dan pendarahan hebat karena rahangnya yang seperti paruh.

Ikan buntal mengandung neurotoksin mematikan bernama tetrodotoxin di organ dan dagingnya. Tidak ada penawar racun yang diketahui, dan ikan ini tidak memiliki predator alami.

Langkah Pencegahan di Kota Pesisir

Antonis Spanos, wakil wali kota Chalkida, mengatakan pihak berwenang telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mengamankan dana dan tender guna memasang penghalang paling protektif.

"Dua setengah kilometer jaring akan dipasang di teluk-teluk di sekitar teluk untuk memungkinkan musim panas yang bebas khawatir," ujarnya.

Nikos Choulieris, pemilik sekolah selam, telah memasang penghalang apung di dasar laut di pantai-pantai lain.

"Saya telah menyelam selama lebih dari 40 tahun dan tidak pernah berpikir akan tiba saatnya saya melakukan ini," katanya.

Dalam beberapa minggu mendatang, diperkirakan 7 km penghalang apung akan dikirim dengan truk dari Athena ke wilayah tersebut.